

JUN 14, 2015@11:10 WIB
3,564 Views
Comment
Event Anniversary (Black Motor Community) BMC kedelapan yang telah diselenggarakan kemarin (13/06), semakin semarak dengan hadirnya para member BMC dari berbagai penjuru Tanah Air. Jarak tidak lagi menjadi masalah karena rasa persaudaraan adalah hal terpenting dalam keluarga besar BMC.

"Saya pribadi merasa sangat bangga sama teman-teman yang dapat hadir meramaikan acara. Tapi saya juga menghargai teman-teman yang walaupun tidak dapat hadir namun tetap memberi support kepada kami. Itulah yang dinamakan Soul of Black," ujar Ipel selaku ketua panitia acara.
Tercatat 25 DSO ikut hadir dalam acara perayaan hari jadi kedelapan BMC Cirebon. Ditambah beberapa perwakilan dari RSO. Salah satu personil terjauh datang dari luar pulau yakni Kutabumi, Lampung, perjuangannya ke acara ini patut diacungi jempol. Namun perjuangan teman-teman dari daerah lain juga tidak kalah hebat, seperti yang dialami BMC Subang.
.jpg)
"Salah satu motor anggota kami ada yang trouble, jadi kami sempat dua kali berhenti untuk memperbaiki masalahnya," kata Brew selaku ketua BMC Subang. "Kami datang dengan dua kloter, yang pertama 7 motor dan yang satu lagi 10 motor. Perjalanan dari Subang kesini kami tempuh dalam waktu 3 jam," lanjutnya. Dari ibukota sendiri, sebanyak sebelas motor mereka ikut meramaikan gelaran Anniversary kedelapan BMC Cirebon ini.

BMC Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat bersama-sama melakukan turing sejak Jumat dinihari. "Dari Jakarta Timur menurunkan enam motor plus satu ketemuan di Cikampek, dari Jakarta Barat dua dan Jakarta Selatan satu," ujar Lubis selaku ketua BMC Jakarta Timur. Mereka menyatakan kekagumannya dengan lokasi acara kali ini. Menurutnya pemilihan tempat merayakan hari jadinya sangat istimewa karena menyatu dengan alam. [dw/timBX]