

JAN 09, 2016@00:22 WIB | 1,830 Views
Setelah melakukan factory visit ke rumah adat Kudus dan mengunjungi Gelanggang Olah Raga (GOR) Kudus terbesar di Asia Tenggara. Dua orang dari finalis Black Innovation 2015 mengaku sangat senang telah berkunjung ke daerah Kudus. Salah satunya Yulianto Hiu, Finalis Black Innovation 2015 asal Sleman, Yogyakarta mengaku sangat sekali ketika diundang.

"Saya sangat terkesan telah diajak untuk melihat salah satu rumah adat di Kudus, Rumah adat Kudus menurut saya sangat menakjukbkan sekali," ungkap pria muda asal Yogyakarta itu. Setelah mengunjungi rumah adat Kudus, lanjut Yulianto, kemudian ia diajak ke GOR terbesar dan termegah se-Asia Tenggara ini. Disini kami melihat para atlit latihan bulutangkis. Dan kami diajak bertanding bersama atlit muda berbakat Indonesia.
Hal senada juga diungkapkan, Algi Ramdhan Pangestu salah satu Finalis Black Innovation 2015 asal Cileungsi Bogor, ia juga sangat senang telah melihat salah satu rumah adat di Kudus. Menurutnya rumah tersebut mempunyai filisofi yang tinggi dan juga history. "Setelah itu saya juga mengunjungi Gelanggang Olah Raga terbesar di Kudus. Dimana saya diajak adu tangkas dengan para atlit muda terbaik Indonesia. Setelah itu saya juga mengelilingi GOR ini dan semuanya terstruktur dengan rapih," ungkap Algi. [Ddy/timBX]