MENU
icon label
image label
blacklogo

X-Matik LaneCruise, Sulap Mobil Anda Seperti Tesla

NOV 26, 2017@18:25 WIB | 876 Views

Teknologi self driving tidak hanya merambah pabrikan mobil, seperti Tesla saja, semua pabrik mobil sedang mempersiapkan teknologi tersebut. Sisi positifnya, akan banyak produk aftermarket yang membangun teknologi self driving untuk mobil konvensional, seperti yang Anda punya. Sebuah kit bernama X Matik LaneCruise diciptakan oleh startup dari Toronto, Kanada. Kit ini dirancang untuk memberikan kemampuan self driving pada mobil lama.


X-Matik terdiri dari lima bagian utama, pertama brainbox central processing unit, front camera, layar sentuh untuk modul interface, actuator untuk steering wheel, pedal gas dan pedal rem. Nah, tentu Anda bertanya-tanya, bagaiman kinerja X-Matik mampu menyamai kinerja Tesla Autopilot? Oke, tidak usah khawatir, karena X-Matik bekerja tidak menggunakan radar  melainkan dengan kamera.


X-Matik dengan teknologi LaneCruise menggunakan kamera depan yang ditempatkan dibawah kedua kaca spion mobil Anda. Dua kamera ini terintegrasi dengan layar sentuh untuk menampilkan apa yang mereka lihat. Sementara Brainbox yang dipasang dibawah kursi pengemudi bertugas memproses informasi dan mengirimkan input control ke steering wheel dan pedal. 


Untuk input control ini dikalkulasikan oleh dua software system secara simultan. Sistem pertama berbasis purely learning based dan membuat input control berdasarkan penggerak manusia. Sistem kedua, menggunakan metode segmentasi tradisional seperti yang dilakukan Tesla, dengan membedakan berbagai obyek yang terdeteksi LaneCruise. Sistem kedua ini membaca tanda lajur dan lintasan ban di track, kendaraan lain, pejalan kaki dan fitur yang menunjukkan jalan dan membantu membuat masukan.


Hebatnya, kecerdasan X-Matik  dapat digunakan di jalan raya, membaca rambu-rambu lalu lintas dan mampu menjaga jarak aman dari kendaraan didepan, untuk memastikan kendaraan dapat berhenti jika terjadi keadaan darurat. Karena tidak menggunakan radar, X-Matic tidak mampu memilihkan alternative jalan saat terjadi kemacetan. Jadi Anda sendiri yang bertugas mengambil alih kemudi.
X-Matik mengklaim bahwa teknologi LaneCruise dapat digunakan untuk semua mobil, seperti Honda Civic, Honda Accord, Subaru Forester dan Subaru Impreza. Dengan tingkat kompatibilitas hingga 20 kendaraan yang berbeda melalui ruang dan simulasi.
Saat ini sebelum rilis ke pasar, pada tahap awal X-Matik  masih melakukan pengujian beta.  Awal tahun 2018 akan dilakukan di Ontario, Kanada.  Baru tahun 2019, akan diberlakukan untuk negara di utara khatulistiwa.  Secara harga pasar belum ditentukan, namun versi Beta akan dijual dengan range USD 1500 hingga 2000 atau sekitar Rp20 – 27 juta. Dan X-Matik bakal disewakan dengan biaya perbulan USD 150, sampai dengan peluncuran system secara penuh. [Ahs/TimBX]

Tags :

#
blackbox,
#
x-matik lanecruise,
#
semi autonomous