MENU
icon label
image label
blacklogo

Abilify MyCite, Pil Pintar Pertama Pelacak Kepatuhan Konsumsi Obat Pasien

NOV 16, 2017@16:00 WIB | 213 Views

Food and Drug Administration (FDA) menyetujui pil pintar pertama yang digunakan di Amerika Serikat. Menyandang nama Abilify MyCite, pil berisi obat dan sensor ingestible yang dapat diaktifkan saat menyentuh cairan perut. Pil bekerja mentransmisikan data ke wearable patch yang dipakai untuk mentransfer informasi ke aplikasi saat dikoneksikan pada smartphone. Dengan persetujuan pasien, data itu dapat diakses oleh dokter atau perawat melalui portal web. 

Proteus Digital Health merupakan perusahaan teknologi sensor dan patch yang bergabung Otsuka Pharmaceutical yang memproduksi schizophrenia ablify, untuk mengembangkan pil cerdas. Pil ini pertama kalinya disetujui FDA. Meski persetujuan dilakukan secara terpisah, proses persetujuan Abilify MyCite sempat tertunda terkait unsur penggunaan dan keamanan produk.

Kemampuan teknologi  atas pil pintar ini membantu melacak konsumsi obat untuk pasien penyakit mental. Namun FDA menetapkan beberapa larangan terkait  penggunaan pil pintar tersebut. Antara lain untuk melacak konsumsi obat secara real time atau dalam keadaan darurat karena deteksi tertunda atau tidak terjadi. Penderita schizophrenia yang tidak konsisten mengkonsumsi obat tidak dapat dibuktikan oleh pil pintar ini. Dan sangat ironi ketika penderita schizophrenia dipantau secara digital terkait perkembangan dari pasien.

“Sebuah system memantau perilaku pasien dan mengirimkan sinyal dari tubuh pasien dan memberi tahu dokter terhadap kondisi pasien. Namun dalam kaidah psikiater atau pengobatan umum tetap menggunakan obat medis sebagai yang utama sebelum menggunakan obat schizophrenia,” tutur Paul Appelbaum, Direktur Departemen Psikiatri Columbia University. Pil pintar ini baru akan menjadi resep tahun depan, dan belum ada berita resmi berapa harga pil tersebut. [Ahs/TimBX]