MENU
icon label
image label
blacklogo

Tips Touring Jarak Jauh di Akhir Tahun

DEC 04, 2016@14:00 WIB | 956 Views

Menjamurnya klub motor dalam sebuah wadah komunitas menjadi tren. Setiap satu tahun sekali atau bahkan dua kali, mereka membuat acara dengan riding berkelompok atau biasa disebut touring. Setiap kelompok tidak hanya rider berpengalaman, diantara mereka juga ada yang baru bergabung.

Kenikmatan konvoi bermotor memang memberikan nilai kepuasan tersendiri. Namun banyak diantara kenikmatan itu bakal menjadi celaka jika peraturan riding tidak diindahkan. Maka, setiap rider hendaknya mengetahui trik-trik dan mengindahkan peraturan tim.

Hendaknya setiap touring jarak jauh, harus diputuskan dalam sebuah rapat yang memutuskan siapa yang menjadi captain road, sweep road, mekanik, rider yang ahli pertolongan pertama dan P3K. Yang terpenting, Anda harus mengetahui berapa jumlah peserta touring, kemampuan setiap rider, dan potensi setiap motor yang mengikuti touring.

Jumlah ideal setiap team 7-10 motor, yang terdiri dari captain road di depan, sweeper di belakang dan satu rider yang membawa toolkit lengkap serta P3K. Namun bila jumlahnya mencapai 20 bahkan lebih tentu perlu perhatian khusus, terpenting ada satu mobil bak untuk antisipasi jika terjadi kecelakaan atau trouble mesin di jalan.

Seorang sweeper betugas menyapu para pengendara yang tercecer dari rombongan. Dia selalu mengingatkan para rider untuk menjaga kecepatan agar tetap dalam formasi paralel. Tugas lainnya menjaga ketertiban lalu lintas saat para rider dalam kecepatan tinggi melintas di perempatan yang ramai.

Berikut ini beberapa tips konvoi jarak jauh seperti yang dilansir dari rideapart.com.

Langkah Pertama. Setiap rider telah mengisi penuh tangki mereka dengan BBM dan oli mesin yang baru. Selain itu, biasanya rider telah membawa motornya untuk servis terlebih dahulu. Pastikan lampu sein, head lamp dan lampu rem berfungsi dengan baik. Setiap rider mengisi angin dengan tekanan yang pas dan diusahakan menggunakan ban tubeless.

Langkah Kedua. Captain road adalah orang yang paling berpengalaman touring . Tugas captain road adalah memberi isyarat kode yang harus ditaati setiap rider. Seperti kepal tangan diatas untuk aba-aba berhenti karena ada halangan. Kaki menjulur ke samping untuk tanda jalanan yang berlubang dan bahasa isyarat lain yang disepakati.

Langkah ketiga. Tidak melakukan hal-hal ceroboh atau pamer kemampuan selama perjalanan. Teguhkan hati tetap dalam formasi paralel (kecuali dalam keadaan darurat), dan jaga fisik serta konsentrasi penuh selama di jalan.

Langkah keempat. Tahu kapan waktu untuk pergi dari rombongan konvoi, seperti jalanan landai, jalanan rusak, jalan sempit, terjadi kecelakaan di depan, dan menghindari kendaraan lain yang melambat.

Langkah kelima. Tahu kapan waktu untuk regrouping, jika anda tertinggal saat lalu lintas padat. Segera hubungi captain road agar rombongan berhenti untuk menunggu.

Langkah keenam. Seorang captain road harus bijak dalam mengkondisikan kecepatan motor. Kapan waktu terbaik untuk kecepatan tinggi, seperti saat space kosong atau  track datar yang cukup panjang. Kondisi ini sebaiknya konvoi mengambil jalur kanan yang lebih bebas hambatan.

Langkah ketujuh. Menentukan waktu terbaik untuk istirahat. Jika konvoi waktu terbaik istirahat adalah 2-3 jam setelah riding. Waktu riding 2-3 jam telah memforsir tubuh bekerja secara penuh dan memakan daya konsentrasi yang luar biasa. Saat istirahat, hindari minuman beralkohol dan makan minum secukupnya untuk mengurangi rasa lelah dan lapar. Selamat mencoba dan have nice ride! [Ahs/TimBx]

Tags :

#
tips touring