MENU
icon label
image label
blacklogo

Tips Menghadapi Situasi Darurat di Tol

SEP 24, 2017@14:00 WIB | 981 Views

Jika mobil yang digunakan mengalami mogok di dalam tol, mungkin bukan hanya panik tapi pasti akan bingung bagaimana solusinya. Lalu lintas di jalan tol yang berbeda dengan jalur biasa akan membuat pemilik mobil memiliki rasa khawatir yang berlebihan.

Dengan rasa panik justru akan menyulitkan diri sendiri untuk mendapatkan solusi yang tepat. Jadi pada kejadian seperti  ini memerlukan ketenangan, salah satu yang membuat tenang adalah pengendara yang secara soft skill sudah menguasai apa yang harus dilakukan saat terjadinya mogok di jalan tol. Mungkin bagi yang belum mengetahui langkah-langkahnya dapat mengikuti urutan di bawah ini.

1. Gunakan Bahu Jalan Untuk Darurat.

Yang pertama menurut laman Astraworld, langkah pengamanan untuk keselamatan, atau safety first lebih tepatnya yaitu dengan cara menepikan kendaraan ke bahu jalan, bila masih memungkinkan roda kiri lebih keluar dari bahu jalan yaitu menapak di rumput sehingga posisi mobil akan lebih keluar dari jalan.

Tujuannya adalah untuk menghindari terserempet oleh pengendara lain yang sedang menggunakan jalur paling kiri selain bahu jalan.

2. Aktifkan Lampu Hazard

Nyalakan lampu hazard, dan tambahkan  lampu kecil juga jika kejadiannya pada malam hari. Tujuannya adalah agar lebih terlihat oleh pengendara lain, sehingga mobil yang melintas dapat mengetaui bahwa ada mobil yang sedang dalam kondisi darurat dan berhenti di pinggir jalan.

Lampu hazard juga dapat terlihat dari kejauhan sehingga mobil yang melintas lebih berhati-hati dan memposisikan mobil lebih ke kanan.

3. Taruh Segitiga Pengaman

Pasang segitiga pengaman, untuk menginformasikan ke pengendara lain bahwa kendaraan sedang bermasalah. Segitiga pengaman dipasang lebih dari 10 meter di belakang mobil dan lebih keluar 30-50 centimeter jika ditarik garis lurus dari body terluar mobil sisi kanan searah dengan perlintasan mobil lain.

Namun jika di jalan tol sedang macet atau padat merayap, jarak segitiga pengaman bisa dikurangi menjadi  kurang lebih 5 meter.

4. Jangan Menetap Dalam Kendaraan

Penumpang segera keluar dari mobil, tujuannya adalah untuk menghindari cidera jika terjadi tabrak belakang dari pengendara lain yang masih memanfaatkan bahu jalan untuk jalur laju mobilnya. Usahakan tidak ada satu orangpun yang berada di dalam mobil mengingat resikonya yang cukup parah jika terjadi tabrak belakang.

5. Segera Hubungi Hotline Pengelola Jalan Tol

Hubungi pengelola jalan tol, misalnya jika berada di jalan tol JasaMarga, Anda dapat menghubungi hotline 14080 untuk meminta bantuan penderekan ke pintu keluar tol yang terdekat. Namun jika berada di tol selain JasaMarga, bisa searching terlebih dahulu melalui mobil web atau penerangan 108, yang nantinya akan diinformasikan nomer telepon dereknya. [bil/timBX]

Tags :

#
autotips