MENU
icon label
image label
blacklogo

Tanjakan Dengan Matic, Begini Caranya

FEB 06, 2021@15:30 WIB | 878 Views

Pada mobil transmisi manual saat akan melewati jalan menanjak biasanya driver akan menurunkan gigi ke posisi yang lebih rendah misalnya dari gigi 3 ke gigi 2, hal ini untuk mendapatkan torsi atau tenaga yang lebih besar agar lebih ringan dan mampu menanjak dengan mudah. Akan tetapi BlackPals tau nggak bagaimana cara menurunkan gigi pada mobil bertransmisi otomatis atau matic ?

Cara menggunakan transmisi matic di tanjakan

Pada mobil matic ada 3 mode saat bergerak maju yakni D (maju jalan datar halus), 2 (atau D2 yakni maju jalan sedikit menanjak), 1 (atau L yakni maju jalan tanjakan curam atau sama dengan gigi 1 pada mobil manual).

Jika tanjakan tidak begitu berat maka bisa memindah gigi dari posisi D ke 2 (atau D2), akan tetapi BlackPals pernah merasa tidak, kadang dengan cara tersebut kita masih belum bisa mendapatkan torsi yang kita inginkan atau harusnya lebih turun lagi giginya? Jika dalam keadaan seperti ini kamu seharusnya tahu bahwa sistem mobil matic memiliki sistem "Kick Down" yakni cara menurunkan satu gigi dengan injakan gas kemudian secara otomatis akan naik bila rpm mesin sudah tinggi.

Cara kick down ini adalah menginjak dengan cepat atau spontan pedal gas, maka sistem transmisi akan menurunkan gigi transmisi 1 step lagi untuk mendapatkan torsi yang lebih kuat (mobil lebih ringan). Nah saat tuas transmisi sudah dipindah ke D2 tapi kita belum mendapatkan tenaga yang dikira cukup untuk menaklukkan tanjakan maka sebelum menanjak lakukan kick down ini yakni mengegas dengan spontan.

Mekanisme kick down ini ada pada hampir semua transmisi mobil matic, bahkan mobil matic jadulpun sudah memiliki sistem ini, jadi sebenarnya teknik ini bisa diaplikasikan pada semua mobil matic. Lalu saat menanjak maka sistem ECU akan menaikkan kembali gigi transmisi jika dirasa perbandingan antara Rpm mesin dan kecepatan sudah cukup besar. Nah untuk itu, mulai sekarang jangan khawatir ya untuk mencoba tips ini.

Perhatikan tingkat kecuraman

Hal ini pertama yang harus kamu perhatikan karena akan mempengaruhi tuas yang kamu gunakan. Patut diketahui, tuas transmisi ada untuk posisi netral, P untuk posisi sedang parkir, R artinya reverse atau mobil melaju mundur, serta D untuk kondisi mobil melaju ke depan. Lalu, ditambah lambang D2 dan D1 atau L di bawah posisi D.

Cocokan tuas transmisi dengan kondisi jalan

Jika kamu berada di jalan tanjakan daerah pedesaan maupun pegunungan yang biasanya memiliki medan yang lebih curam, kamu tidak cukup jika hanya menggunakan mode D saja, tetapi gunakanlah transmisi D2 untuk bisa melaluinya dengan mudah. Selain itu, jika tanjakan semakin curam kamu bisa menggunakan posisi D1. Posisi ini ibaratnya gigi 1 pada mobil manual. Posisi ini digunakan untuk tanjakan yang sangat curam atau ketika terjebak macet dan berjalan merayap di tanjakan.

Jangan injak rem saat pindah tuas dari D ke posisi D2 atau D1

Hindari menggunakan rem terlalu dalam atau tidak sama sekali saat akan pindah dari posisi D ke D2 atau D1. Kamu hanya harus menekan tombol yang ada di tuas persneling untuk dapat memindahkan gigi. 

Biasakan dan terus berlatih menggunakan mobil matic di kondisi menanjak

Kalian harus terbiasa menggunakan mobil matic saat kondisi jalan menanjak dengan cara terus berlatih. Dengan begitu, akselerasi mobil matik jadi lebih bertahap yang hampir sama ketika sedang mengendarai mobil manual saat posisi tanjakan.

Hal yang dapat merusak transmisi mobil matic

Selain itu, bila sering berkendara berarti harus mengerti juga cara merawat transmisi mobil matic. Pasalnya, bila menggunakan transmisi pada mobil matic secara sembarangan, biaya perbaikanya akan sangat mahal. Jadi jangan sekali-sekali melakukan tindakan berikut ini yang bisa bikin usia girboks matic menjadi pendek. Meskipun sepele, hal ini bisa merusak transmisi otomatis mobil dalam jangka panjang.

Telat mengganti oli transmisi

Mobil yang bertransmisi otomatis wajib hukumnya untuk mengganti oli transmisi secara rutin dan tepat waktu. "Berbeda dengan mesin, komponen dalam girboks lebih rawan rusak jika pelumasan kurang ataupun kerak yang mengendap akibat oli transmisi yang belum diganti," ujar Heri, manajer operasional bengkel DTM Station, seperti yang dilansir dari GridoTo (9/7).

Pindah transmisi sambil melaju

Bersumber dari beberapa manual book mobil, contohnya Honda CR-V generasi 3 dan All New Mitsubishi Pajero Sport, perpindahan transmisi sambil melaju akan merusak girboks. Perpindahan pada posisi N ke D dan sebaliknya tidak menjadi masalah, kecuali perpindahan ke R dan P.

Jika dilakukan saat mobil melaju akan terasa gejala hentakan dari girboks yang berpindah berlawanan dengan laju mobil secara mendadak sehingga akan merusak bagian gir dan kampas kopling.

Menggunakan transmisi di posisi L pada jalan landai dan menurun

Memang pada transmisi otomatis tidak terjadi engine brake dan posisi L membantu proses engine brake saat kondisi jalan menurun atau landai.

Nah, begitulah tips berkendara di tanjakan dengan menggunakan mobil matic dan cara merawatnya agar tidak rusak. Semoga tips ini bisa menambah wawasan BlackPals saat berkendara ya. 

Tags :

#
matic,
#
mobil matic,
#
auto tips