MENU
icon label
image label
blacklogo

Jangan Asal Kencang! Perhatikan 5 Hal Ini Saat Memodifikasi Performa Mobil

FEB 13, 2023@14:00 WIB | 1,591 Views

Bagi para pecinta otomotif terutama roda empat alias mobil, ngomongin modifikasi enggak melulu soal eksterior dan interior. Ada satu sektor yang sering kali juga jadi perhatian yaitu performa.

Bukan tanpa sebab, enggak jarang nih para 'Anak mobil' ingin tunggangan kesayangannya lebih gesit, lincah dan makin bertenaga ketimbang kondisi standart pabrikan.

Tentu hal tersebut diikuti oleh berbagai modifikasi dan ubahan diberbagai sektor, nah sebelum kamu memodifikasi nih tim BlackXperience kasih sedikit tipsnya saat ingin memodifikasi performa mobil.

5 Hal yang wajib diperhatikan saat ingin memodifikasi performa mobil

1. Pemilihan jenis mesin atau racikan mesin

Hal ini jadi salah satu yang paling penting, kamu wajib menentukan akan 'sejauh' apa mendongkrak performa mobilmu. Jika ingin dapat dipakai harian dengan konsekuensi yang minim, usahakan tetap menggunakan mesin original namun dengan sedikit ubahan seperti porting polish, open filter, ganti injektor dan jangan lupa menyetting ulang setelan ECU alias otak mobil.

Namun jika kamu ingin totalitas misalkan ingin mengikuti ajang balap, kamu bebas menentukan jenis mesin apa mulai dari mesin Honda B,D hingga K series, mesin Toyota dengan 1JZ, 2JZ, 3SGTE, atau mungkin ingin memasukkan mesin muscle car seperti Small Block atau LS7.

2. Sesuaikan atau upgrade pengereman

Setelah mendapat pilihan atau racikan mesin yang pas, kamu jangan lupa untuk mengupgrade pengereman. Bukan tanpa sebab, hal ini sangat berkaitan dengan keselamatan dan nyawa sob. Misalkan kamu memasangkan Big Brake Kit (BBK), atau double caliper atau mencangkok sistem pengereman milik mobil lainnya.

3. Atur ulang sistem kaki-kaki mobil

Tak hanya pengereman, sektor kaki-kaki mobil jika sudah menyimpan performa tinggi alias kencang wajib diupgrade. Misal memasang suspensi racing yang lebih rigid namun sedikit keras, memasang stabilizer, low arm hingga memasang coilover atau lowering kit. 

Hal ini memberikan dampak cukup signifikan, mulai dari mengurangi body roll atau limbung, memaksimalkan handling hingga memudahkan driver untuk bermanufer.

4. Pilih velg dan ban yang sesuai

Nah sektor velg dan ban juga ikut ambil alih dalam mendongkrak performa mobil, pilih lah ukuran velg dan ban yang sesuai dengan spesifikasi, kapasitas atau tujuan memodfikasi performa mobil. 

Jika ingin mendapatkan akselerasi yang maksimal, pakailah ban dengan grip yang kuat dengan jenis compound khusus. Misal saja, menggunakan velg racing ring 15/16/17 dengan balutan ban semi slcik atau slick plus settingan meaty fitment.

5. Jika keempat point di atas sudah, pilih atau isi bahan bakar mobilmu dengan spek yang sesuai

Kalau keempat point di atas sudah kamu perhatikan, tapi point satu ini lupa kayaknya juga kurang asik dan malah bahaya nih sob. Sebuah mesin yang sudah diupgade atau memakai mesin dengan spesifikasi kencang tentu memiliki hitungan kompresi yang khusus.Biasanya hal ini dipengaruhi dari settingan pada Electronic Control Unit (ECU) mesin mobilmu.

Maka dari itu, kamu wajib berkonsultasi dengan mekanik kepercayaanmu bagaimana spesifikasi mesin dan output tenaga yang dikeluarkan . Contoh misalkan mesin mobilmu berkompresi tinggi, wajib menggunakan bahan bakar dengan oktan diatas 90 atau bahkan hingga 95.

Sekian sedikit sharing pengalaman dan informasi dari tim BX, yuk jangan asal kencang saja tapi perhatikan faktor pendukung hingga keselamatan lainnya ya jika memodifikasi mobil, [Aziz/timBX/berbagaisumber].

Tags :

#
modifikasi,
#
mobil,
#
performa,
#
ban,
#
suspensi,
#
bahan bakar,
#
ecu,
#
rem

X