

FEB 18, 2026@11:52 WIB | 100 Views

Volkswagen (VW) merilis kabar buruk terkait sub-brand terbarunya, Scout Motors. Perusahaan Jerman itu mengungkap perilisan model pertama Scout di Amerika Serikat (AS) harus ditunda hingga 2028.
Untuk alasan penundaannya, melansir surat kabar Der Spiegel, dari juru bicara VW menyebut karena alasan kombinasi ‘masalah teknis’ dan kewajiban keuangan yang ada. Namun, juru bicara itu tidak memberikan rincian lebih dalam dari alasannya.
Penundaan ini sangat disayangkan oleh publik pecinta otomotif, pasalnya kembalinya Scout ke industri otomotif dunia merupakan salah satu peristiwa penting yang pernah ada dalam industri otomotif modern.
Seperti diketahui Scout sendiri adalah merek yang pernah hadir dalam industri kendaraan dunia. Merek yang diproduksi oleh International Harvester ini sukses bertahan dari tahun 1960-an hingga tahun kematiannya pada 1980 silam.

Pada awal rencana kebangkitannya, VW sempat sesumbar seluruh model-model Scout modern akan mengusung powertrain listrik. Namun, sekarang seiring dengan iklim ekonomi, tren pasar serta suasana politik, jajaran Scout yang sebagian besar truk dan SUV dipastikan menggunakan sistem hibrida.
Scout telah memilih lokasi di AS untuk fasilitas produksinya dengan tujuan untuk memanfaatkan perlindungan yang diberikan oleh Undang-Undang Pengurangan Inflasi tahun 2022, yang dihapuskan oleh Kongres pada tahun 2025
Setelah resmi menghidupkan lagi Scout, VW Group membawa pendekatan yang berbeda untuk mengembangkan sub-brand baru ini. Salah satunya adalah tidak ingin terlalu ikut campur, jadi, VW memperlakukannya leih mirip sebagai perusahaan rintisan daripada produsen mobil tradisional.
Ini juga merupakan upaya besar ketiga Volkswagen untuk membangun basis produksi di Amerika Serikat. Yang pertama, sebuah pabrik di Westmoreland, Pennsylvania, beroperasi selama satu dekade. Yang kedua adalah (dan masih tetap) fasilitas Chattanooga yang sangat sukses, tempat sebagian besar model utama AS diproduksi saat ini.
Scout Motors awalnya memulai pembangunan fasilitasnya di Blythewood, South Carolina pada awal tahun 2024 dan menyelesaikan sebagian besar konstruksi pada tahun 2025.
Perusahaan awalnya berencana untuk memasarkan model pertamanya paling lambat tahun 2027, namun ternyata berita terbaru menyebut peluncuran ini harus ditunda setidaknya hingga 2028. [wic/timBX]