MENU
icon label
image label
blacklogo

Volvo Cars Mulai Produksi Polestar 2 di Luqiao, China

MAR 25, 2020@10:00 WIB | 85 Views

Volvo Cars, sang raksasa mobil Swedia secara resmi telah memulai produksi jagoan kuda besinya, Polestar 2 di Pabrik Luqiao, China. Polestar 2, sebagai mobil listrik pertama pabrikan Volvo, yang digadang-gadang sebagai kompetitor sedan berpenggerak listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla Model 3 ini, sudah diperkenalkan sejak tahun lalu.

Tahun lalu, kehadiran Polestar hadir di saat Tesla tengah gencar-gencarnya memproduksi Model 3 untuk pasar Eropa dan China, yang didukung saluran subsidi bagi kepemilikan mobil ramah lingkungan. Di saat bersamaan, Volvo Polestar 2 ini ternyata memiliki strategi market serupa dengan konsep Tesla Model 3. Yaitu dengan menerapkan harga murah dibanding mobil listrik produksi pabrikan lain. Volvo nampaknya hendak merebut calon konsumen dalam jumlah besar dengan penerapan harga murah ini.

Kini, di saat sejumlah pabrik Tesla ditangguhkan, tutup produksi sementara untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 yang mewabah di seluruh Eropa, Polestar 2 justru mulai diproduksi di Pabrik Luqiao, China—notabene negara yang lebih dulu bebas dari pandemi corona tersebut.

Produksi Polestar di China itu untuk pengiriman awal ke Eropa, diikuti oleh China sendiri dan Amerika Utara. Jika sesuai rencana pengiriman bisa dilakukan ke pelanggan pada musim panas 2020 berdasarkan pasar-demi-pasar.



CEO Polestar, Thomas Ingenlath menyatakan, "Dunia sedang menghadapi pergolakan besar dalam menghadapi pandemi coronavirus. Kami memulai produksi sekarang dalam situasi yang menantang ini, dengan fokus yang kuat pada kesehatan dan keselamatan karyawan kami. Ini adalah pencapaian besar dan hasil dari upaya besar dari staf di pabrik dan tim yang mengamankan rantai pasokan. Saya sangat menghormati seluruh tim - terima kasih kepada mereka! ”

Pabrik Luqiao yang dimiliki Zhejiang Geely Holding dan dioperasikan oleh Volvo Cars ini disebut-sebut sebagai contoh bagaimana Polestar memanfaatkan keahlian perusahaan induknya. “Mampu berproduksi di Luqiao berarti kami dapat membawa Polestar 2 ke pasar dengan standar kualitas tinggi dan dibangun sejak awal,” lanjut Thomas Ingenlath.

Tahun 2019, tepatnya 27 Februari, Polestar 2 tersedia di sepuluh pasar global yang tersebar di Eropa, Cina, dan Amerika Utara. Polestar 2 ini merupakan kendaraan pertama dari lima mobil listrik yang dijanjikan Volvo Cars.

Polestar 2 berbasis Volvo Concept 40.2, dengan perpaduan sepasang motor elektrik dan penggerak empat rodanya mampu menghasilkan daya total sebesar 300 kW (408 hp), serta torsi 660 Nm. Akselerasi 0 – 100 km/jam ditempuhnya dengan mudah dalam waktu 5 detik saja. Dan yang paling mengesankan adalah efisiensi energinya. Dalam satu kali pengisian, baterai berkapasitas 78 kWh-nya sanggup membawa mobil ini melaju hingga sejauh 500 kilometer.

Tak kalah menarik, Polestar 2 adalah mobil pertama di dunia yang menampilkan sistem infotainment bawaan yang didukung Android, menampilkan Google Maps, Google Assistant, dan Google Play Store. [Asl/timBX]

Tags :

#
volvo cars,
#
polestar 2,
#
pabrik luqiao,
#
mobil listrik pesaing tesla