MENU
icon label
image label
blacklogo

Tesla Menghentikan Perakitan Demi Mempersingkat Produksi

MAR 15, 2018@22:00 WIB | 139 Views

Tesla telah mengkonfirmasi bahwa produksi Model 3-nya dihentikan pada Minggu terakhir Bulan Februari untuk memperbaiki masalah otomasi dan mengatasi hambatan produksi.

Pabrikan mobil AS ini mengklaim pembekuan produksi, yang terjadi pada 20-24 Februari, akan membantu meningkatkan jumlah mobil yang dihasilkannya menjadi 2.500 mobil per minggu pada akhir Maret.

Sebelum penghentian produksi tersebut, diketahui bahwa karyawan Tesla membuat baterai dengan tangan atau secara manual. Menurut laporan, mitra baterai Panasonic terpaksa meminjam teknisi ekstra Tesla untuk menangani masalah backlog tersebut.

Laporan lain juga menunjukkan bahwa kualitas kontrol juga berkurang di pabrik Tesla di Fremont, California, dengan menugaskan pekerja yang tidak berpengalaman untuk memantau hasil produksi.

Menanggapi tuduhan baterai buatan tangan, juru bicara Tesla mengatakan bahwa beberapa tahap produksi memerlukan pengerjaan secara manual dan tidak berdampak pada kualitas atau keamanan baterai. Namun proses tersebut sebenarnya sudah dibicarakan dan dibahas pada hasil keuangan kuartal ketiga 2017 yang diajukan kepada investor oleh CEO Tesla, Elon Musk.

Pengumuman bahwa Tesla menangani tersendatnya produksi Model-3 juga pernah terjadi pada akhir Tahun 2017

Musk mengakui pada Oktober yang lalu perusahaan hanya mampu memproduksi dan mengirimkan 220 unit Model-3 ke pelanggan pada kuartal ketiga Tahun 2017, jauh dari ekspektasi Tesla untuk memproduksi lebih dari 1.500 unit kendaraan pada periode yang sama. Kemudian pada kuartal keempat 2017, hanya 1.550 Model-3 yang mampu di produksi, jauh dari harapan Musk yaitu 4.100 mobil.

Perusahaan menetapkan target baru pada akhir Bulan Maret ini sebanyak 2.500 unit per Minggu. Target selanjutnya bagi perusahaan milik Elon Musk ini akan memproduksi kendaraan 5.000 unit per minggunya pada Bulan Juni nanti , hingga mencapai produksi 10.000 unit per Minggunya, di pabrik Tesla, di California.

Mengenai masalah backlog tersebut, tidak jelas apakah akan mempengaruhi pengiriman Model-3 Tesla ke Australia. Namun seharusnya masalah produksi tersebut sudah diselesaikan oleh tesla.

Pada kuartal terakhir 2017, Tesla berhasil mengirimkan 15.200 Model-S dan 13.120 Model-X dan Model -3 dengan jumlah yang sedikit. Tetapi hal itu menunjukkan bahwa pabrikan milik Elon Musk ini memenuhi janjinya, mengirimkan 30.000 mobil kepada pelanggan.[pram/timbx]

Tags :

#
auto news,
#
tesla,
#
model 3,
#
elon musk