MENU
icon label
image label
blacklogo

Tak Terimbas Corona, Penjualan New SUV XL-7 Dekati 10 ribu unit

JUN 08, 2020@19:00 WIB | 188 Views

Penerapan new normal setelah melewati masa pandemi Covid-19 , segala kebijakan manufaktur otomotif mulai berbenah, agar tetap tumbuh. Itu terlihat dengan Gaikindo yang merevisi penjualan otomotif nasional dari 1,1 juta unit menjadi 600 ribu unit atau terkoreksi hampir 500 ribu unit secara nasional. Beberapa manufaktur terbilang tepuku melihat pertumbuhan selama kuartal I Januari – Maret 2020 hanya 292 ribu unit., Banjir diawal tahun diikuti dengan pandemi Covid menjadi dua penyebab besar terpukulnya industri otomotif.

Tiga unit mobil baru New Baleno Hatchback, Suzuki XL-7 dan New Ignis Facelift meluncur dalam waktu berdekatan, mulai kurun waktu akhir Desember – April 2020. New Suzuki XL-7 menjadi tulang punggung penjualan Suzuki sebesar 7 persen dari market SUV dan Baleno Hatchback menjadi 3 persen di market Hatcback.Secara total penjualan meroket melebih tahun 2019 dalam periode waktu yang sama ditahun 2020. Sebanyak 25.425 unit terjual dari Januari-Maret 2020., dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya hanya 22.869 unit.

Menurut Data Gaikindo prestasi yang menggembirakan diraih untuk andalan baru, Suzuki XL-7 sudah mencapai penjualan 9127 unit untuk periode Januari –April 2020.  Angka yang cukup fantastis  hanya dengan 6 varian, ZETA MT, ZETA AT, BETA MT, BETA AT (tertinggi) dan ALPHA MT serta ALPHA AT. Varian BETA AT menjadi yang paling diminati, mencakup penjualan yang cukup tinggi mulai dari Januari-Maret, antara 1200-1400 unit. Saat Covid-19 di bulan April tetap tertinggi di angka 320 unit dibanding varian lainnya. Sementara varian BETA dengan transmisi manual terjual 1974 unit diurutan kedua, dan Alpha bertransmisi otomatis dengan 1032 unit. 

Sementara Harold Donel Head Product Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencoba menjelaskan fenomena menarik dibalik Pandemi Covid-19. “Jika ditelaah dari sisi market, SIS cukup beruntung, karena tidak semua market turun, beberapa market naik pada periode  Januari - April 2020 dibanding periode sama tahun sebelumnya Januari April 2019. Retail sales Suzuki pada April turun 29,5 persen. Sementara market share Year on Year (YoY) performa Suzuki justru naik Januari April 2019 sebesar 9,3 persen, naik menjadi 11,5 persen periode Januari - April 2020.” 

Lanjutnya, terkait market Suzuki yang naik, Suzuki diuntungkan oleh model-model yang diproduksi secara lokal, sehingga sangat membantu penjualan di masa pandemi. Secara total produk yang diproduksi secara lokal oleh Suzuki mencapai 88 persen, sedangkan 12 persennya merupakan produk yang dipasarkan secara CBU. 

Kontribusi terbesar dari Pickup menjadi andalan diangka 50 persen, sebagai penunjang ekonomi. Ujung tombak kedua, masih didominasi New Ertiga 20 persen, SUV 15-20 persen, sisanya City Car.

"Penjualan pickup masih stabil, Januari-April pickup low turun dari 18 menjadi 10 secara nasional. Namun market share naik dari 39 persen jadi 59 persen. Disini Suzuki berhasil melakukan strategi dengan berbagai program diskon dan lain-lain. 

Tak hanya itu, strategi lain dilakukan Suzuki yang bekerja sama dengan leasing untuk pembiayaan menjadi program low dp untuk pikap, angsuran 3 jutaan, dan bunga rendah untuk pembelian produk suzuki. Aftersales mendapatkan free jasa dan maintenance hingga 50 ribu kilometer bagi konsumen yang ingin membeli beberapa produk baru seperti XL7 dan model lainnya.[Ahs/timBX] 

Tags :

#
suzuki indomobil sales,
#
suzuki xl-7,
#
suv suzuki