MENU
icon label
image label
blacklogo

Startup EV Canoo Mengklaim Kehabisan Dana Dan Meragukan Masa Depannya

MAY 12, 2022@17:15 WIB | 95 Views

Canoo, startup kendaraan listrik yang saat ini sedang berjuang untuk mengejar target produksi, sepertinya mulai kehabisan dana. Secara gamblang, perusahaan melaporkan bahwa mereka hanya memiliki cukup uang untuk bertahan satu kuartal lagi dan tidak yakin apakah akan mampu bertahan lebih dari itu. "Pada waktu pengumuman ini, kami melaporkan bahwa ada keraguan substansial tentang kemampuan perusahaan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya," ungkap pihak Canoo saat menyatakan dalam laporan pendapatan kuartal pertamanya.

Canoo didirikan pada akhir 2017 ketika mantan eksekutif BMW Stefan Krause meninggalkan startup EV Faraday Future. Krause dan beberapa eksekutif lain yang ikut mendirikan Canoo, yang kemudian digugat oleh Faraday Future karena memburu karyawan dan diduga mencuri rahasia dagang, meskipun gugatan itu diselesaikan pada akhir 2018 .

Pabrikan memiliki beberapa EV yang sedang dalam proses pengerjaan, termasuk MPDV, van pengiriman serbaguna, dan Truk Pickup Canoo. Truk ini menunjukkan seberapa jauh Canoo bersedia mendorong desain kendaraan bergaya mikrobus yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2019, yang awalnya direncanakan untuk dijual dengan basis berlangganan saja.

Perusahaan mengatakan memiliki $104,9 juta atau setara dengan Rp 1,5 triliun dalam bentuk tunai dan setara kas per 31 Maret. Kemudian Canoo kehilangan $125,4 juta (Rp 1,8 triliun) selama tiga bulan terakhir, dibandingkan dengan kerugian $15,2 juta (Rp 220,6 miliar) pada kuartal pertama tahun 2021.

Dalam sebuah pernyataan, Ketua dan CEO Canoo Tony Aquila mengatakan perusahaan memiliki dana $600 juta (Rp 8,7 triliun) sebagai "modal yang dapat diakses" untuk mendukung produksi jajaran EV-nya. Itu termasuk $300 juta (Rp 4,35 triliun) dalam total pendanaan melalui PIPE berkomitmen dari pemegang saham yang ada dan perjanjian pembelian ekuitas dengan mitra pembiayaan Yorkville Advisors, serta rak universal $300M (Rp 4.354 triliun), yang telah diajukan Canoo.

Perusahaan juga telah memberhentikan eksekutif dalam beberapa bulan terakhir. Tahun lalu, Canoo melaporkan bahwa Securities and Exchange Commission sedang menyelidiki merger perusahaan dengan perusahaan akuisisi khusus. [ibd/era/timBX] berbagai sumber.

Tags :

#
canoo,
#
ev