MENU
icon label
image label
blacklogo

Setelah Menang di GP Belanda, Vinales Terbebas Dari Tekanan?

JUL 03, 2019@11:00 WIB | 1,154 Views

Maverick Vinales mengakui bahwa banyak tekanan yang dilepaskannya setelah ia melewati garis finis pertama di GP Belanda dan mencetak kemenangan perdana Yamaha pada 2019.

Vinales muncul sebagai pemenang dalam persaingan tiga arah dengan Marc Marquez dan Fabio Quartararo, mematahkan upaya sang juara bertahan di lap terakhir untuk menang hampir lima detik.

Kemenangan pembalap pabrikan Yamaha itu terjadi setelah awal yang sulit pada 2019 karena ia telah digagalkan oleh pembalap lain dalam tiga balapan, yang terbaru oleh Jorge Lorenzo di Barcelona.

"Luar biasa, karena saya telah melewati saat-saat yang sulit," kata Vinales tentang kemenangannya di Assen.

"Saya tersingkir dalam dua balapan, dan kemudian lompatan dimulai di Austin yang merupakan balapan yang saya rasa paling siap. Juga di Montmelo, saya pikir kami memiliki peluang untuk menang.”

"Saya sangat senang ketika melewati batas, banyak tekanan yang keluar. Membawa Yamaha ke puncak, bagi saya adalah sesuatu yang luar biasa karena dalam dua tahun kami adalah satu-satunya (di antara pembalap Yamaha) yang saat ini berhasil mendapat kemenangan. Tapi saya harus mengucapkan selamat kepada tim."

Vinales menambahkan bahwa ia tidak berharap memiliki kecepatan tinggi karena ia mengantisipasi situasi kurang kompetitif dalam balapan, yang telah menjadi tren bagi pembalap Spanyol itu dalam beberapa tahun terakhir.

"Sulit dipercaya, karena saya pikir saya tidak bisa melakukan langkah ini. Dalam pemanasan, saya tidak begitu baik dengan ban bekas, tapi kami selalu tahu dari pemanasan sampai balapan bahwa kami kehilangan waktu. Dan akhirnya kami bisa memperbaiki catatan dan saya sangat senang.”

"Akhir pekan ini adalah kualifikasi yang bagus, jadi saya tahu jika saya berada di barisan depan, maka saya memiliki kesempatan untuk memenangkan perlombaan.”

"Saya berharap sedikit lebih banyak di bagian depan grup tetapi entah bagaimana balapan akhirnya ada tiga yang bersaing.”

"Saya memainkan keahlian saya di jalan terbaik, saya tahu saya memiliki ban hard di belakang sehingga menyelamatkan potensi saya untuk 10 lap terakhir, saya memaksimalkan kondisinya pada saat yang tepat. Saya mencoba melakukan itu dengan cara yang baik.”

"Perasaan terbaik adalah bahwa akhirnya pekerjaan telah dilakukan dari Jumat hingga Minggu dan itu yang paling penting."

Tags :

#
vinales,
#
gp belanda,
#
yamaha