MENU
icon label
image label
blacklogo

Peugeot Gabungkan Gaya Retro dan Autonomous di E-Legend Concept

SEP 25, 2018@15:30 WIB | 3,196 Views

Peugeot menjawab pertanyaan mengenai konsep mobil masa depannya. Peugeot e-Legend Concept diperkenalkan oleh insinyur dari Peugeot dengan memodernisasi mobil legendaris  504 Coupe yang pernah diproduksi mulai tahun 1960 hingga 1980-an.  E-Legend diperkenalkan sebagai mobil elektrik yang sepenuhnya otonom, elektrik dengan powertrain listrik mencapai 456 hp, ditambah layar infotainment 16 inci dan perintah suara sebagai personal assistant.

Cara Peugeot menjawab masa depan, adalah dengan mereview kembali kemajuan masa silam, kemudian menyuntikan teknologi terbaru. Sedan 504 Coupe cukup akrab bagi penggunanya, dengan ciri-ciri scowling face, lampu depan quad eye,  three box silhouette dibagian belakang dan angled triple claw pada bagian taillight.

Tanpa menanggalkan karakter klasiknya, desain e-Legend telah dimodernisasi secara penuh. Sisi fender yang tebal, velg 19 inci dan lighting signature sebagai penanda desain di abad 21 ini.  Lihat saja pada sektor interior yang memiliki gaya otonom.  Mesin elektrik mampu menghasilkan daya 456 hp, didistribusikan ke empat roda, dan mampu menempuh jarak 600 km pada siklus WLTP, dengan asumsi baterai 100 kWh terisi penuh.

Dengan torsi 800 Nm, mampu merobek catatan waktu kurang dari 4 detik, dari posisi diam ke kecepatan 100 kpj. Soal kecepatan tertingginya, Peugeot mengklaim mampu membubuhkan kecepatan maksimum 220 kpj.   Soal kemampuan otonomnya, Peugeot memberikan dua pilihan pertama autonomous, kedua human split, dengan empat mode mengemudi.

Di sisi human,  pengemudi bisa memilih mode legend dan boost.  Mode legend dirancang untuk meluncur santai dan menggunakan cabin array multi display  untuk mengenang pengalaman 504 coupe yang lebih klasik. Dilengkapi dengan panel instrumen triple gauge di depan kemudi dan trim kayu secara virtual yang ditampilkan di layar lain.

Mode boost, lebih mendukung untuk penggunaan mesin elektrik e-Legend. Pengemudi akan menikmati akselerasi yang lebih kuat, sementara sitem interiornya menunjukkan proyeksi jalanan di depan, dan membantu keterlibatan pengemudi.

Ketika tombol autonomous diaktifkan, kemudi akan memendek tersimpan secara elektrik dan diganti dengan layar digital 49 inci di dashboard. Mode ini menciptakan situasi kabin seperti ruang tamu dan memberikan fitur induksi untuk pengisian smartphone.

Mode ketiga, soft lebih menegaskan suasana interior yang nyaman, menghilangkan visual-visual yang mengganggu untuk membantu penghuni bersantai selama perjalanan. Pada mode keempat, Sharp, penumpang akan terhubung dengan informasi digital seperti media sosial dan scheduling.  Setiap mode yang dipilih lebih untuk mengoptimalkan sisi interior agar menikmati waktu luang selama perjalanan.

Bagian terakhir yang perlu anda kenal adalah, bagian digital personal assistant milik Peugeot yang dikembangkan khusus untuk e-Legend. Pengembangannya bersama Soundhound, mampu menangkap percakapan 17 bahasa, dan lebih untuk mengontrol fungsi membuka dan menutup infotainment. Peugeot berniat memiliki varian produksi dari asisten yang siap digunakan dalam dua tahun.

Layar infortainmen berjumlah 16 layar, dibagian utama atau headrest di tempat duduk belakang. Diantaranya didukung layar utama 49 inci pada dashboard. Layar 29 inci di pintu dan layar 12 inci dibagian sun visor.  Rencananya dalam waktu dekat, Peugeot akan memperkenalkan e-Legend Concept secara world premiere pada Paris Motor Show 2018. Kita tunggu informasi selanjutnya, Black Pals.[Ahs/timBX]

Tags :

#
peugeot,
#
e-legend concept,
#
autonomous car,
#
504 coupe,
#
paris motor show 2018