MENU
icon label
image label
blacklogo

MotoGP: Honda dan Yamaha Tepis Rumor Boyong Dovizioso

NOV 29, 2017@21:00 WIB | 152 Views

Honda dan Yamaha telah menempis rumor yang menyebutkan bahwa mereka akan memburu Andrea Dovizioso dari Ducati untuk musim 2019. Memang gagal menjadi juara dunia musim 2017. Akan tetapi pebalap asal Italia itu mampu mencapai enam kemenangan dan tampil sebagai penantang kuat Marc Marquez dalam perebutan gelar juara.

Performa impresif dan kesuksesan Desmo Dovi, tak pelak menjadikannya sebagai salah satu sosok kunci dalam bursa transfer pembalap MotoGP 2019. Awal tahun ini, Dovizioso pernah mengatakan hampir merapat ke Honda, tim yang dibelanya itu pada tahun 2009 sampai 2011 sebelum hijrah ke Yamaha Tech 3 dan kemudian Ducati. Kendati memuji Dovizioso, mantan Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, mengatakan pabrikan Jepang tidak tertarik menggaet Dovizioso.

“Bukan rahasia lagi tahun lalu, ketika ada kemungkinkan Dani Pedrosa hengkang, kami berbicara dengan Dovi. Kami menyukai Dovi. Kami tahu nilainya, dan kami juga tahu dia pembalap yang bagus. Sejujurnya, semua orang di paddock tidak menyangka penampilannya pada musim ini. Kami sangat senang untuknya,” beber Suppo. Pada tahun lalu, Suppo berbicara dengan Dovizioso. Tapi musim depan, semua tim memiliki pembalap yang terikat kontrak. Sehingga tidak perlu membicarakannya.

Bos Yamaha, Lin Jarvis, menganggap Dovizioso lebih baik tetap bertahan di Ducati, ketimbang mengambil risiko hijrah ke rival pabrikan. “Tidak ada kebenaran dari rumor ini. Tapi saya sangat menghormati Andrea,”ujarnya. “Dalam kasus Dovizioso hal itu tidak terjadi secara kebetulan. Ia sukses berkat komitmen selama lima tahun bersama Ducati,”.

“Dia tumbuh dengan motornya, dan tahun ini, semua bintang sejajar dengan Dovi dan dia memiliki musim yang fenomenal. Dari sisi Dovi, saya percaya hal terbaik adalah bertahan di Ducati,” Direktur Sport Ducati, Paolo Ciabatti, mengaku timnya kemungkinan besar harus meningkatkan tawaran finansialnya kepada Dovizioso saat negosiasi mengenai perpanjangan kontrak dimulai.

“Kekuatan negosiasi selalu berdasarkan hasil Anda. Seorang pembalap dengan sejarah kemenangan, seperti yang Dovi miliki tahun ini, akan berada dalam posisi yang lebih kuat saat dia bernegosiasi,” ucap Ciabatti. [ddy/timBX]

Tags :

#
motogp,
#
blackauto,
#
autonews