MENU
icon label
image label
blacklogo

MotoGP: Barcelona Mengakhiri Peluang Gelar Juara Dovizioso

SEP 28, 2019@08:59 WIB | 212 Views

Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, mengatakan ia yakin peluang juara MotoGP secara efektif berakhir di Barcelona setelah Marc Marquez menambah keunggulan poin di klasemen.

Meskipun berhasil finis ke-2, Dovizioso tidak dapat memberikan tantangan kepada Marquez yang tampil dominan di Grand Prix Aragon akhir pekan lalu.

Hasilnya membuat Marquez unggul 98 poin atas Dovizioso di klasemen, yang hanya memenangi dua balapan musim ini, dengan hanya 125 poin tersisa untuk diperebutkan dalam lima putaran tersisa.

Selain perjuangan Ducati yang terdokumentasi dengan baik, peluang gelar pembalap asal Italia itu terhambat oleh insiden di Barcelona. Ia terperangkap dalam kecelakaan berantai yang disebabkan Jorge Lorenzo dan juga dengan insiden di Silverstone, di mana ia menjadi korban dari kesalahan yang dibuat Fabio Quartararo.

Merenungkan keadaan di kejuaraan, Dovizioso menyoroti DNF tersebut. Namun ia juga mengakui bahwa ia hanya mampu menantang pembalap utama Honda di lintasan lurus.

"Saya bukan orang yang bisa membuat alasan dan saya tidak ingin memulai itu sekarang," kata sang pembalap asal Italia.

“Sampai Barcelona, kami berada di belakang tetapi menutup celah (12 poin). Insiden di sana merugikan kami.”

“Kami hanya bisa menantangnya di paruh pertama musim, kemudian kecelakaan di Silverstone terjadi. Ini kenyataan dan kita harus lebih baik dalam aspek-aspek tertentu yang kita sadari. Tapi tidak ada yang mengalahkan Marc, jadi kita harus menemukan solusi.”

Marquez akan punya kesempatan untuk menyegel gelar akhir pekan depan di Thailand. Ia hanya perlu unggul 2 poin atas Dovizioso.

"Ini akan sangat sulit tetapi tidak ada yang mustahil, jadi kami akan berusaha sampai akhir," kata Dovizioso tentang peluangnya di Buriram.

“Di sini [Barcelona] kami tidak terlalu optimis dan sesi latihan tidak berjalan dengan baik, tetapi pada akhirnya kami berada di urutan kedua dan ini menunjukkan bahwa kami tidak boleh menyerah.”

"Kami sangat mengerti apa yang terjadi dan kami bekerja dengan tenang. Dalam balapan kami hampir selalu membawa pulang hasil maksimal."[ade/hsn/timBX]

Tags :

#
ducati,
#
motogp,
#
dovizioso