

JAN 16, 2026@10:00 WIB | 461 Views

Setelah Pramac Racing dan VR46 Racing Team, Aprilia menjadi tim berikutnya yang memperkenalkan livery dan pembalap untuk musim balap MotoGP 2026. Tim asal Noale, Italia ini hadir dengan sentuhan evolusi di tahun terakhir regulasi MotoGP dengan mesin 1.000cc.
Melansir situs resmi MotoGP, Kamis (15/1/2025), peluncuran tim Aprilia berlangsung di kota Milan, Italia. Untuk livery musim 2026 ini, Aprilia hadir dengan simbol “Leone Alato” atau Singa Bersayap yang ternyata punya arti penting.
Disebutkan, simbol ini bukan sekadar hiasan, melainkan representasi dari identitas kota Venesia yang dekat dengan markas mereka di Noale. Logo singa ini menyatu dalam desain tulisan "Aprilia" di sisi samping motor yang melambangkan kekuatan, keberanian, dan tekad tim untuk mendominasi lintasan.

Meski beluma da detail teknis, Aprilia menyebut motor RS-GP untuk musi 2026 ini merupakan evolusi puncak dari motor 1.000cc yang terakhir dipakai pada tahun ini. Lalu secara tampilan livery sejatinya tetap mempertahankan warna hitam dengan aksen merah dan ungu yang khas dengan Aprilia.
Lanjut ke line up pembalap dimana tidak mengalami ubahan dari musim lalu. Marco Bezzecchi yang menjadi juara tiga MotoGP musim lalu masih akan berpartner dengan juara dunia musim 2024, Jorge Martin. Yang sedikit berbeda ada disisi Jorge Martin dimana ia akan kembali menggunakan nomor balap khasnya yaitu #89 setelah tahun lalu menggunakan nomor #1 karena status juara dunia di tahun sebelumnya.

Baik Bezzecchi maupun Martin sama-sama berambisi untuk bisa ikut persaingan dalam gelar juara dunia musim ini. "Tujuan kami adalah untuk bisa terus tumbuh bersama. Saya ingin kembali memperebutkan posisi teratas dan meraih kemenangan di musim ini", ungkap Jorge Martin.
"Saya tidak sabar untuk kembali ke atas motor RS-GP. Kami punya banyak pekerjaan yang harus kita lakukan. Tetapi berbekal hasil positif menjelang akhir musim lalu memberi kami kepercayaan diri yang besar untuk mengarungi musim balap kali ini", ungkap Marco Bezzecchi.
Lalu CEO Aprilia, Masimo Rivola juga dengan senada tegas menyebut timnya akan bertarung di papan atas dan merebut gelar juara dunia. "Kami menghadapi musim 2026 dengan kesadaran penuh akan potensi kami. Kami percaya bahwa motor RS-GP tahun ini punya kapasitas mengantarkan dua pembalap bertarung di papan atas:, ungkap Rivola. [edo/timBX]