

JAN 26, 2026@09:00 WIB | 78 Views
Halo Blackpals, kalau ngomongin modifikasi mobil, sektor kaki-kaki itu ibarat fondasi rumah. Mau mesin kencang, body cakep, tapi kaki-kaki salah set, ya tetap nggak enak dipakai atau bikin kayak ada yang kurang enak saat dipandang.
Nah, kali ini host BlackXperience, Ikhsan Utama, ngobrol santai tapi padat ilmu bareng Lucky Reza di bengkel Stancelab, spesialis modifikasi kaki-kaki mobil.
Buat yang belum tahu, Stancelab adalah bengkel milik bro Lucky Reza yang fokus ngurusin urusan kaki-kaki, mulai dari coilover, air cup, air suspension, fitment correction, sampai build kaki-kaki buat mobil spek motorsport.
Btw eggak cuma owner bengkel, Lucky juga dikenal sebagai drifter nasional, jadi ilmunya bukan cuma teori, tapi hasil jam terbang di lintasan.
Ngobrol dibuka dari dasar dulu soal suspensi. Menurut Lucky, banyak orang masih salah kaprah soal fungsi dan jenis suspensi.
“Suspensi pada dasarnya ada shockbreaker dan ulir pernya dengan ukuran dan formula yang berbeda bedasarkan bobot dan jenis mobil” buka bro Lucky. Dari sini kelihatan kalau tiap mobil itu punya kebutuhan kaki-kaki yang beda, nggak bisa disamaratakan.

Masuk ke part pertama, yaitu coilover. Lucky jelasin kalau coilover itu fleksibel dan masih jadi pilihan favorit banyak modifikator.
“Pertama coilover, part ini punya setelan antara shockbreaker dan pernya yang secara manual bisa diatur tinggi rendah atau gonta-ganti pernya. Selain itu ada setelan keras atau empuknya tinggal klik aja,” lanjut Lucky.

Jadi buat Blackpals yang pengen setelan ceper atau sedikit naik, coilover masih bisa jadi solusi.
Tapi coilover juga punya cerita. Lucky jelasin kalau teknologi coilover lama, terutama era 90-an, setelannya masih main di per saja.
"Kekurangannya, kalau mobil terlalu diturunin, jarak main shock jadi pendek dan bisa mentok stopper. Kelebihannya jelas, harganya relatif lebih terjangkau dan setelannya masih bisa diatur sesuai kebutuhan,"lanjut Lucky kami temui di Stancelab.
Masuk ke part kedua, pilihan yang lagi naik daun, yaitu air suspension.
Sistem ini lebih kompleks karena gabungan antara coilover, balon udara, kompresor, management, kabel, dan selang udara. Bahkan sekarang setelannya bisa langsung lewat smartphone.

“Sebenarnya sama dngan coilover, tapi ulir pernya kita ganti balon berisi angin yang dari kompresor, biasanya buat orang yang mau pas parkir mobilnya nempel banget ke lantai tapi kalau jalan bisa tinggi enggak nyusahin” tunjuk Lucky ke arah air suspension.
Air suspension punya kelebihan utama di kepraktisan. Mau ceper ekstrem tinggal pencet, mau harian aman juga tinggal naikin.
Tapi konsekuensinya, harga lebih mahal dibanding coilover dan perawatannya juga lebih ekstra. Jadi cocok buat Blackpals yang pengen tampil maksimal tapi tetap fungsional.
Lanjut ke part ketiga, ada air cup. Sekilas mirip air suspension, tapi sebenarnya beda konsep.
Air cup biasanya dikombinasikan dengan coilover untuk bantu naik-turun sesaat, misalnya buat lewat polisi tidur atau tanjakan ekstrem, tanpa ngorbanin karakter handling dari coilover itu sendiri.
Solusi ini banyak dipakai di mobil stance atau performance yang pengen tetap aman dipakai harian.

Dari obrolan Ikhsan Utama dan Lucky Reza ini, satu hal yang jelas, modifikasi kaki-kaki itu bukan cuma soal ceper atau gaya. Semua balik lagi ke fungsi, kebutuhan, dan cara pakai mobilnya. Mau harian, kontes, atau track, setelannya pasti beda.
Penasaran bahasan lengkap soal coilover, air suspension, sampai air cup langsung dari ahlinya? Klik dan tonton video di bawah ini, Blackpals.
[ziz/timbx]