MENU
icon label
image label
blacklogo

Mobil 90 an dan Trend Modifikasinya

AUG 08, 2022@14:30 WIB | 221 Views

Hal-hal seru dan yang lagi hype banget untuk dibahas dalam BlackTalks episode kali ini adalah mobil 90-an sekaligus kultur dan gaya hidup pada masa itu. Bersama narasumber, Ifan Ramadhana dan Didiet Bandietoz, Boy Prabowo selaku host akan membahas, mengapa fenomena mobil dan gaya hidup tahun 90-an ini booming kembali. Edisi lawas dari Toyota Celica, Toyota Supra, dan Honda Estilo harganya terus melambung, karena kembali banyak dicari.

Menurut Didiet, 90an itu merupakan sebuah era dan era itu biasanya akan terulang dari sisi-sisi terbaiknya. “Ya jadi akan terjadi pengulangan, semacam reinkarnasi, atau nostalgia yang mungkin berdasarkan rasa kangen pada masa itu.” Ungkap Didiet.

Terkait dengan mobil 90an yang lagi hype, Boy menyampaikan jika mungkin anak-anak yang hidup jaman dulu belum sempat merasakan mobil yang saat itu trendi, maka saat mereka secara finansial sudah cukup, mereka mulai mengenang masa tersebut dengan memiliki mobil 90an.

Kalau berbicara mengenai mobil 90an memang banyak mobil ikonik yang bercokol. Didiet sendiri menyebutkan mobil 2 pintu yang memang sedang naik saat ini termasuk Celica, atau yang rare seperti Supra. “Contoh lebih nyata seperti Civic Estilo yang dulu sempat ngerasain harga 50 jutaan, sekarang tembus di 300-400 juta.”

Mobil-mobil lain yang terbilang kurang kasta di jaman 90an juga lantas terseret naik, lantaran hype kultur 90an. “Daihatsu Zebra juga sempat naik walau redup kembali.” ucap Boy. Menanggapi hal ini Didiet mengatakan jika “Semua itu tergantung ketersediaan barang yang ada, alias bahannya, kalau kasus Zebra, memang saat ini sudah susah cari bahan yang ideal untuk di restorasi.” sambung Didiet.

Membahas mengenai tren modifikasi mobil tahun 90 an, Boy bertanya-tanya bagaimana seharusnya mobil sekitar era tersebut dimodifikasi. Terkait hal ini Didiet menurut pengalamannya berpendapat jika ia selalu memodifikasi sesuai dengan jamannya, alias period correct. “Kalo gua modifikasi sih sesuai jaman mobil itu ada, kayak sekarang gua bangun Mazda Vantrend, semua parts modif gua sesuain era tersebut.”

“Walaupun, sesuai era tapi Gua ga maksain modif sesuai OEM karena parts-nya belom tentu ada dan mungkin gak ada, khususnya untuk Vantrend yang memang bukan mobil yang kelas di jamannya.” sambung Didiet.

Bergeser ke Ifan, milenials yang gemar era 90 an ini mengatakan, kalau ia suka dengan mobil yang kurang diperhitungkan untuk jadi tren. “Kalau gue sih demen Volvo, atau Suzuki seperti Esteem, Amenity dan lainnya.” ujarnya.

Lanjutnya, dalam memilih mobil 90 an, ia berpesan jika kita harus tahu maksud dan tujuan dalam membeli mobil tersebut. “Kita harus riset dulu, harus menentukan mobilnya entah buat harian atau buat main-main aja, biar kita bisa tahu bagaimana nasib mobil tersebut dan kita ke depannya.” ungkap Ifan. [leo/dera/timBX].

Tags :

#
mobil 90an,
#
modifikasi,
#
blacklyfe,
#
blacktalks