MENU
icon label
image label
blacklogo

Merasakan Berkendara dengan Nissan Magnite Pertama Kali

JAN 13, 2021@17:00 WIB | 138 Views

Nissan Magnite pertama kali diluncurkan di Indonesia pada Bulan Desember 2020 lalu, dan menjadi SUV 1.0L turbo pertama di kelasnya. Penasaran dengan “hebohnya” kemunculan mobil ini dan bahkan indentnya cukup lama, baik di India dan tentunya Indonesia. maka kami mencoba untuk berkendara sebentar dengan mobil terbaru keluaran Nissan ini.

Kami berkesempatan mencoba Nissan Magnite dalam Media Test Drive yang dilaksanakan kemarin [12/1]. Hal pertama yang kami lihat adalah bentuknya yang 11:12 dengan, kalian tahu Nissan Juke? Yap sedikit mirip namun yang ini memang lebih futuristik, dengan lampu utama LED dan DRLnya yang mungkin terpanjang di kelasnya, berbentuk karakter “L”.

Meskipun DRL sangat besar, ternyata foglampnya tersembunyi dibagian bawah. Namun grill yang besar ini terasa mengganggu, lantaran lebih mirip sebuah Datsun. Bagian sampingnya seperti velg two tone 16”, fender besar dan kamera 360 hingga smart entry, rasanya untuk sebuah Magnite tipe tertinggi dan harganya Rp 238 juta masuk akal. Apalagi, interiornya minimalis sangat menarik.

Bangku pengemudi sangat nyaman dan empuk dan bisa diatur ketinggian dan jauhnya. Namun setirnya hanya bisa tilt saja. Beberapa kekurangan seperti spion terlalu kecil, posisi shifter terlalu dibawah, pemisahan tombol cruise control dan lain sebagainya. Namun untuk kali ini kita akan fokus pada kesenangan berkendara dulu.

Setirnya belum dibalut kulit, namun nyaman ketika digenggam. Sepereti kebanyakan mobil lainnya, tarikan awal memang terjadi lag sedikit satu detik sebelum tenaga mobil benar-benar keluar. Memasuki jalan raya, pengedaliannya memang cukup baik karena memiliki beberapa fitur keamanan. Akselerasinya yang mengejutkan kami, karena torsinya yang besar 160 Nm membuat mobil ini melesat sangat cepat karena turbonya.

Belum lagi ada mode sport, yang tombolnya tersisip di belakang shifternya. Sistem kerja mode sport yaitu membuat rentang rasio gigi sedikit lama perpindahannya. Di atas pengemudi terdapat microfone untuk voice command, karena mobil ini sudah dibekali fitur tersebut. koneksi android auto dan apple car play juga sudah nirkabel.

Bahan bakar minimum yang digunakan adalah oktan 92, dan menariknya suara deru mesin ketika menghentakkan gas mobil ini sangat menyenangkan bagaikan mobil bermesin besar. Mesin kecil plus turbo, rasanya jika bermuatan penuh dan dibawa ke pegunungan, tidak akan khawatirakan munudr atau “tak tahan menanjak” ya BlackPals.

Sayangnya karena hanya berupa test drive, kami belum bisa memberikan ulasan lengkap mengenai mobil ini. tunggu kelanjutannya ya BlackPals.[prm/timBX]

Tags :

#
autonews,
#
nissan magnite,
#
test drive