MENU
icon label
image label
blacklogo

Komparasi: Adu Ganteng Honda Vario 160 VS Yamaha Aerox

FEB 21, 2022@19:00 WIB | 1,089 Views

Pada 2 Februari 2022, PT Astra Honda Motor meluncurkan Honda Vario 160 dengan menghadirkan teknologi baru yang tidak terdapat pada Vario generasi sebelumnya, seperti power outlet. Dengan mengusung desain yang sporty, Vario 160 seakan menjadi lawan yang sepadan bagi skutik keluaran pabrikan garpu tala, Yamaha Aerox 155.

Kedua motor ini punya dimensi dan kapasitas mesin yang tidak terlalu jauh berbeda serta harga yang bisa dibilang cukup kompetitif satu dengan yang lainnya. Bagi yang sedang bingung dalam memilih skutik dengan kapasitas di atas 150 cc, berikut ini komparasi antara Honda Vario 160 dan Yamaha Aerox 155:

1. Dimensi

Soal dimensi, kedua skutik bertampang sporty ini punya dimensi yang tidak jauh berbeda. Menurut informasi dari pabrikan, Honda Vario 160 punya ukuran panjang 1.929 mm, lebar 679 mm, dan tinggi 1.088 mm. Vario 160 sendiri punya wheelbase berukuran 1.277 mm dan jarak jok ke tanah setinggi 778 mm.

Sementara itu, Yamaha Aerox punya dimensi yang sedikit lebih besar dari Vario 160, dengan panjang 1.980 mm, lebar 700 mm, tinggi 1.150 mm, dan wheelbase 1.350 mm. Tinggi tempat duduk dari Aerox 155 sendiri adalah 790 mm.

2. Mesin

Untuk urusan jantung mekanis, kedua skutik ini punya karakteristik tenaga yang kurang lebih sama satu dengan yang lainnya. Skutik besutan pabrikan berlogo sayap mengepak ini dibekali dengan mesin 4 tak 4 klep eSP+ PGM-FI berkubikasi 156,99 cc dengan bore 60 mm x stroke 55,5 mm, serta kompresi 12:1. Dengan mesin ini, Vario 160 sanggup memberikan output tenaga sebesar 15,3 hp di 8.500 rpm dan torsi maksimum sebesar 13,8 Nm di 7.000 rpm.

di sisi lain, pabrikan garpu tala membekali Aerox 155 dengan mesin SOHC 4 langkah VVA, liquid cooled, dengan kapasitas silinder 155 cc dan diameter x langkah 58 mmx 58,7 mm. Mesin berkompresi 11,6:1 ini sanggup memuntahkan tenaga maksimum sebesar 15,3 hp di 8.000 rpm dan torsi maksimum sebesar 13,9 Nm di 6.500 rpm.

3. Fitur

Mengenai fitur yang disematkan, kedua skutik ini sudah dilengkapi dengan fitur-fitur yang umumnya disematkan kedalam motor-motor modern saat ini, seperti panel instrumen digital, alarm, dan keyless. 

Walau demikian, tidak seperti Vario 160, sistem pencahayaan pada Aerox 155 belum sepenuhnya full LED karena lampu sen-nya masih menggunakan bohlam. Selain itu, Vario 160 juga sudah dilengkapi dengan power outlet untuk mengisi daya smartphone ketika saat berkendara.

Tapi ada satu fitur ultimate dari Aerox 155 yang tidak dimiliki oleh Vario, yaitu fitur Y-Connect yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai keadaan motor lewat smartphone pengguna melalui Bluetooth.

Untuk teknologi lainnya, kedua skutik ini sudah dilengkapi dengan teknologi penghematan bahan bakar. Vario 160 mengusung Idling Stop System (ISS) dan Aerox 155 mengusung Start Stop System, kedua teknologi akan aktif ketika motor dalam keadaan idle atau tidak berjalan dan mesin motor akan mati dengan sendirinya, untuk menghidupkan mesin kembali, hanya perlu menarik gas.

4. Harga

Bicara soal harga, kedua skutik ini punya rentang harga yang tidak terlalu jauh. Honda Vario 160 hadir dalam 2 varian, yaitu Varian CBS yang dijual dengan harga Rp25,8 juta (OTR Jakarta) dan varian ABS dengan harga Rp28,5 juta (OTR Jakarta).

Sedangkan Yamaha Aerox 155 ditawarkan dalam dua varian, yaitu varian non-ABS dengan banderol harga Rp26,4 juta (OTR Jakarta) dan varian ABS seharga Rp29,9 juta (OTR Jakarta). [fdlh/era/timBX] berbagai sumber.

Tags :

#
komparasi,
#
honda vario 160,
#
yamaha aerox 155,
#
motor