MENU
icon label
image label
blacklogo

Kalah di Silverstone, Marc Marquez Akui ‘Cari Poin Aman’

AUG 29, 2019@12:26 WIB | 210 Views

Pemuncak klasemen pembalap MotoGP, Marc Marquez, mengatakan bahwa dia menggunakan strategi yang akan meminimalisir kehilangan poin di Grand Prix Inggris daripada berjuang untuk memenangkan perlombaan.

Pembalap asal Spanyol itu start dari pole position di Silverstone dan unggul 18 dari 20 lap pertama, namun disalip Alex Rins (pembalap Suzuki) di tikungan akhir dengan selisih waktu 0,013 detik.

Kedua pembalap ini tampil dominan sepanjang balapan dan meskipun Maverick Vinales mendekati Marquez dan Rins di beberapa momentum, pembalap Yamaha itu tidak memiliki daya untuk bersaing di posisi dua besar.

Marquez pun mengakui bahwa memimpin perlombaan sejak awal bukanlah kondisi optimal untuk mendapat kemenangan. Tetapi, ia mengatakan, secara khusus bahwa set-up motornya digunakan untuk meminimalkan risiko kecelakaan karena targetnya adalah mempertahankan posisi di klasemen.

"Strategi saya untuk balapan itu mungkin sepele, tetapi sangat tepat," jelasnya. “Strategi saya adalah tidak membuat strategi terbaik untuk memenangkan perlombaan, hanya strategi terbaik untuk finis di barisan depan karena poinnya.”

“Saya tahu bahwa memimpin balapan harus menggunakan lebih banyak ban, harus menguras fisik lebih banyak, menggunakan lebih banyak bahan bakar, tetapi intinya adalah mempertahankan poin di puncak (klasemen). Dan ini adalah target utama saya, saya katakan bahwa saya akan memimpin balapan, saya berusaha untuk berada di kelompok kecil garis depan dan itulah yang saya lakukan.”

“Pada akhirnya duel antara saya dan Rins terjadi, tentu saja dia lebih siap di lap terakhir, tetapi target sudah didapat. Kemudian saya sempat mencoba untuk menang tapi rasanya tidak mungkin dan yang paling penting adalah 20 poin lebih banyak di kejuaraan.”

Marquez sempat membiarkan Rins menyalip dan memimpin beberapa putaran sepanjang balapan, tetapi pembalap Suzuki itu hanya unggul beberapa kali di tikungan dan Marquez mewaspadai keadaan yang tidak bisa diprediksi.

"Tentu saja sulit untuk mempertahankan jarak (dengan Rins), karena saya tidak tahu di mana titik lemahnya," ungkap Marquez. “Tapi ketika saya mencoba melakukan strategi di tengah perlombaan, mengikutinya beberapa putaran untuk menghemat ban, untuk menghemat bahan bakar dan untuk mengetahui kekurangannya, dia membuat pergerakan sulit diprediksi.”

“Dan kemudian kami menjadi lambat dan saya melihat Maverick mendekat. Jadi saya semakin yakin untuk mengamankan poin daripada kemenangan.”

“Saya tahu bahwa jika saya tetap di sana (di belakang Rins), saya hanya bisa mendapat 16 poin dalam lomba. Saya sudah memperkirakan semua kemungkinan, jadi lebih baik saya tetap di posisi aman.”[ade/hsn/timBX]

Tags :

#
motogp,
#
marc marquez,
#
gp inggris