

JAN 23, 2026@11:30 WIB | 79 Views

Salah satu mobil yang baru saja dihadirkan Jetour di Indonesia yaitu SUV T2. Terbaru, Jetour T2 baru saja melakukan uji tabrak atau crash di ASEAN NCAP dengan hasil yang bisa dibilang sangat memuaskan.
Melansir situs resmi ASEAN NCAP, Kamis (22/1/2026), Jetour T2 berhasil mendapat rating bintang lima. Bahkan skor keseluruhan SUV elektrifikasi yang tangguh dipakai offroad ini mencapai 86,50 poin.
Beberapa indikator penilaian juga menunjukan bagaimana safety mobil ini sangatlah OK. Mulai dari Adult Occupant Protection (AOP) yang meraih 37,17 poin dari maksimal 40 poin. Struktur bodi yang kokoh mampu melindungi pengemudi dan penumpang dewasa dengan sangat baik saat terjadi tabrakan.
Lalu ke Child Occupant Protection (COP) yang mendapatkan dari maksimal 20 poin. Penilaian ini memberikan rasa aman bagi keluarga yang membawa anak-anak karena sudah dibekali dengan dudukan ISOFIX.

Lanjut ke Safety Assist (SA) yang mendapat skor 17,14 poin dari maksimal 20 poin. Hal ini berkat kelengkapan fitur keselamatan aktif dan ketika diujikan, berfungsi dengan sangat optimal.
Dan yang terakhir yaitu Motorcyclist Safety (MS) yang mencatatkan 16,25 poin dari maksimal 20 poin. Menariknya, fitur Blind Spot Detection (BSD) pada Jetour T2 meraih skor sempurna dan sangat krusial untuk menghindari kecelakaan dengan pengguna roda dua.
Sebagai catatan, Struktur bodi Jetour T2 dirancang menggunakan 80 persen baja berkekuatan tinggi atau High Strength Steel dengan tingkat rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat. Konstruksi ini membuat kabin tetap utuh dan mampu menyerap energi benturan secara optimal untuk melindungi penumpang di dalamnya.
Jetour T2 ini menjadi mobil terakhir yang di tes ASEAN NCAP dengan standar protokol 2021-2025. Nantinya ASEAN NCAP akan beralih ke standar yang lebih ketat mulai tahun 2026 ini. [edo/timBX]