MENU
icon label
image label
blacklogo

JBTC 2017 Lahirkan Dua Raja Modifikasi, Arie Galaxy King of Jazz 2017 dan Harpit King of Brio 2017

NOV 13, 2017@18:00 WIB | 302 Views

Gelaran Honda Jazz dan Honda Brio Tuning Contest (JBTC) 2017 yang berlangsung 9-11 November di Mall Taman Anggrek Jakarta menghasilkan 2 raja baru modifikasi. Arie Galaxy sebagai King of Jazz 2017 dan Harpit sebagai King of Brio 2017.  Sebagai dewan juri  melibatkan lima orang dari modifikasi nasional  maupun internasional. Aspek penilaian terdiri dari tujuh variable, antara lain modifikasi cat,velg, ban dan system pendukungnya, modifikasi body kit, interior, eksterior modifikasi audio dan modifikasi mesin.

Jonfis Fandy, Direktur Marketing dan After sales Service Honda Prospec Motor (HPM) menyampaikan, “Para pemenang tahun ini telah menyalurkan kreativitas yang luar biasa. Didukung dengan kualitas pengerjaan yang baik. Karena itu, penentuan gelar juara melalui seleksi ketat, kompetitif dari para juri. Kami harap juara ini akan menjadi inspirasi para pecinta modifikasi untuk terus berkarya dan mengasah kemampuan mereka menjadi yang terbaik,” tutur Jonfis Fandy yang telah melangsungkan tuning contest Honda sejak 2005.

Dewan juri sejak awal telah menghasilkan 32 kategori secara keseluruhan untuk Honda Jazz dan Honda Brio, termasuk gelar paling bergengsi The King of Jazz 12 dan The King of Brio 3. Tahun ini JBTC melibatkan 10 finalis dari Brio dan 10 finalis dari Jazz. Para finalis ini tersaring dari 13 kota termasuk diantaranya Jakarta, Bogor, Bandung, Banten Cilacap,Yogyakarta, Surabaya, Malang, Kudus, Pati, Banjarmasin, Pekanbaru dan Makassar.

King of Jazz Tuning Contest 2017 diraih Arie Galaxy dari Bandung.  First Runner Up Jazz Tuning Contest oleh Andri, dan Second Runner up Jazz Tuning Contest  diraih oleh Aloyssius Hans.  Sedangkan King of Brio Tuning Contest diraih oleh Harpit  dari Pekanbaru.  Kemudian peringkat satu Runner Up diraih Bongar Marulitua dan peringkat dua Runner up diraih Aziz Arifin.

Dari ketiga pemenang kategori dari kelas Jazz dan Brio, panitia juga memberikan penghargaan untuk finalis Jazz dan Brio pada kategori  lain seperti, body conversion, paint and airbrush design, cutting sticker design, in car entertainment, advance technology, engine, rims, under carriage, body kit, interior design, racing look dan rally look

Harpit yang dinobatkan sebagai King of Brio Tuning Contest 2017 menyampaikan bahwa Honda Brio miliknya telah dimodifikasi pada bagian audio, body, air suspension, dan motorize control menggunakan handphone.  “Konsep modifikasi lebih ke street racing.  Proses pengerjaan selama 5 minggu dan melibatkan 7 orang. Budget secara keseluruhan mencapai Rp300 juta,” tutur Harpit.

Bagi Harpit, selama modifikasi bagian tersulit dalam modifikasinya adalah bagaimana menata subwoofer 4 piece agar terpasang secara proporsional tanpa merusak fungsional kap belakang.  Dibagian bagasi belakang berisi audio terdiri 2 subwoofer 10 inci, sedangkan 2 subwoofer 6 inci berada di depan. Selain itu didukung speaker  split, DJ, playstation dan TV LED. Nah kunci kemenangannya bagi Harpit adalah modifikasi tetap berfungsi.

Pada bagian dapur pacu mesin, Harpitt telah melakukan swap engine menggunakan mesin Honda Jazz GE dicustom menggunakan turbo. “Jadi perubahan kapasitas dari 1200cc menjadi 1500 cc,  output power dari 115 hp menjadi 171 hp.  Mungkin kedepannya, saya rencanakan menggunakan mesin Honda Type R,” pungkas Harpit dari Creative Auto Modified, Pekanbaru.

Sebaik apapun modifikasi yang paling menjadi poin bagi juri adalah secara fungsional berjalan semua. Dari kaca mobil, power window  semua berfungsi, bahkan sampai fungsi turbo nitrosnya. [Ahs/TimBx]

Tags :

#
auto news,
#
jbtc 2017,
#
modifikasi,
#
tuning contest 2017