MENU
icon label
image label
blacklogo

Jadi Pembalap Reguler Formula E, Andre Lotterer Enggan Balik ke Kompetisi Domestik Jepang

MAY 27, 2019@10:51 WIB | 1,174 Views

Andre Lotterer (juara Le Mans 24 Jam) mengaku tidak bisa secara realistis mempertimbangkan kembali ke balapan di Jepang ketika sudah menjadi pembalap reguler di Formula E.

Lotterer pertama kali pindah ke Jepang pada tahun 2003 dan menjadi salah satu pembalap paling sukses di kejuaraan domestik negara itu selama 15 tahun, memenangkan dua gelar di Super GT dan satu lagi di Super Formula.

Namun, pria asal Jerman itu terpaksa meninggalkan Formula Super tak lama setelah mengamankan kursi balap reguler Formula E dengan tim Techeetah pada musim 2017/18, dan bahkan pembalap 37 tahun itu sudah mundur dari ajang Super GT setelah 2011 karena meningkatnya komitmen dengan tim Audi di FIA World Endurance Championship.

Selama putaran Spa WEC bulan ini, Lotterer mengakui bahwa tidak mungkin dia siap untuk mempertimbangkan balapan ditempat lain karena timnya sedang bersaing ketat dengan tim Toyota yang mendominasi WEC.

Tetapi, ketika ditanya apakah itu berarti dia masih bisa mempertimbangkan kembali ke Jepang bersama dengan usahanya di FE, pembalap asal Jerman itu membantah prospek tersebut.

"Ketika saya mulai balapan di FE, saya masih memiliki kursi di Super Formula, tetapi saya langsung mengerti bahwa ada terlalu banyak jadwal yang bentrok dan itu tidak bisa dilakukan," kata Lotterer.

“Saya telah menggabungkannya (dengan seri lain) cukup banyak dalam 10 tahun terakhir, saya merasa menghabiskan banyak energi. Sangat menyenangkan untuk lebih fokus pada satu kejuaraan dan FE adalah kejuaraan di mana Anda harus bekerja lebih keras daripada yang lain. Saya fokus pada hal itu dan akhirnya berhasil.”

“Saya senang saya punya waktu 15 tahun di Jepang dan mungkin suatu hari saya bisa kembali, jujur saja, saya tidak tahu berapa lama bisa bertahan di FE. Super GT juga merupakan kejuaraan hebat. Tetapi menggabungkannya sangat sulit.”

“Saya tidak tahu bagaimana cara Seb (Buemi) bisa melakukannya, menggabungkan dua program kerja (dengan Nissan di FE dan Toyota di WEC). Memang tidak masalah jika bisa menggabungkan FE dengan WEC karena tidak ada banyak jadwal uji coba, tapi saya harus menegaskan komitmen bersama tim saya, tim Rebellion."

Tags :

#
formula e,
#
andre lotterer,
#
le mans