MENU
icon label
image label
blacklogo

Inspirasi, Pemberdayaan Wanita dan Hubungannya dengan Nama Mercedes-Benz

APR 24, 2018@10:00 WIB | 1,467 Views

(Nama Mercedes-Benz memiliki hubungan erat dengan wanita dan otomotif)
 
Tahukah Anda, nama brand premium Mercedes-Benz? Lalu apa kaitannya dengan wanita? Baiklah, bertepatan dengan hari Kartini kami hendak mengulas soal inspirasi dan pemberdayaan wanita. Sejalan dengan hal tersebut, Mercedes-Benz Indonesia pun turut mengusung tagline “ Be bold for change ” alias berani untuk berubah.

Tekad kuat tersebut juga mendorong para wanita penting yang hidup pada saat Mercedes-Benz pertama kali didirikan di akhir abad ke-19. Berbekal sifat percaya diri dan tanggung jawab, mereka merupakan pionir mobilitas yang berhasil menentang perlawanan di masyarakat.

(Mathilda Ayunda, Department Manager Event Marketing, Mercedes-Benz Indonesia)

Sekadar info, nama MercedesBenz sejatinya dapat ditelusuri dari kedua tokoh wanita berikut: Mercedes Jelinek, putri seorang pengusaha Austria yang merintis penjualan kendaraan Daimler pada tahun 1898, dan Berta Benz, yang melakukan perjalanan jarak jauh pertama di masa awal kendaraan bermotor.

Melalui inisiatif She’s Mercedes, Mercedes-Benz semakin memberikan sorotan terhadap kebutuhan para wanita. Mercedes-Benz Indonesia memperkenalkan inisiatif She’s Mercedes untuk tahun 2018 pada ajang IIMS.

Ria Lirungan, Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia yang hadir sebagai pembicara dalam acara Talk Show She’s Mercedes mengatakan: “Peranan wanita dalam berkarir di dunia kerja saat ini tentunya telah berkembang pesat. Saat ini telah banyak para wanita yang berhasil menduduki posisi stategis. Tidak jarang ide-ide dari para wanita dapat menginspirasi dan menjadi pelopor dalam bidang yang ditekuni nya.”  

(Ria Lirungan, Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia sebagai pembicara)

Platform inspirasi She’s Mercedes memungkinkan terjadinya komunikasi yang ditargetkan dengan dan antar kaum wanita. Dengan mengadakan acara global dan kesempatan membangun sebuah jaringan, She’s Mercedes mengajak pertukaran pandangan dan informasi secara reguler. Melalui majalah dan juga jaringan She’s Mercedes, para wanita menarik dari beragam bidang dan sektor berbagi wawasan mengenai dunia kehidupan mereka serta mengundang adanya dialog. Kisah sukses dari bidang profesional dan pribadi mereka diharapkan akan menginspirasi banyak orang dalam memulai jalan kehidupan mereka sendiri.

“Sejak tahun 2006 saya telah berkecimpung di dunia otomotif. Selama saya bekerja di industri ini, tidak semua hal selalu berkaitan dengan hal teknis. Ada banyak hal yang memerlukan sentuhan wanita dalam industry otomotif, seperti lebih memahami hal detail. Dalam kebijakan perusahaan Daimler kami punya komitmen harus ada 20% harus kaum wanita yang bekerja dalam perusahaan, ini juga merupakan komitmen Daimler untuk memberikan kesempatan kepada wanita,” ujar Mathilda Ayunda, Department Manager Event Marketing, Mercedes-Benz Indonesia.

Daimler, perusahaan induk Mercedes-Benz, telah menetapkan sasaran peningkatan proporsi wanita dalam posisi manajemen meningkat hingga 20 persen pada tahun 2020. Persentase tersebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan saat ini telah mencapai lebih dari 15%. Bersama Renata Jungo Brüngger dan Britta Seeger, Daimler memiliki dua wanita yang duduk di Dewan Manajemen, setara dengan persentase wanita sebesar 25%. Manajemen keragaman telah tertanam kuat di dalam strategi perusahaan sejak tahun 2005 dan memberikan kontribusi yang menentukan bagi kesuksesan perusahaan. Daimler menekankan pentingnya tenaga kerja yang beragam serta memanfaatkan pengalaman, perspektif dan keterampilan yang berbeda.

(Mercedes-Benz ingin menjadi mobil premium paling atraktif di dunia bagi kaum wanita)

Sejak pertama didirikan, kaum wanita merupakan bagian dari kisah sukses mobilitas Mercedes-Benz dan juga memainkan peran fundamental dalam kelanjutan pengembangan merek tersebut – baik sebagai peneliti, pengembang, insinyur maupun pelanggan cerdas dengan keinginan individu yang mereka miliki.  

“Kaum wanita adalah kelompok konsumen yang tumbuh paling cepat dan paling berpengaruh di dunia. Dalam beberapa tahun mendatang, kami ingin menjadikan MercedesBenz sebagai merek mobil premium paling atraktif di dunia bagi kaum wanita serta meningkatkan proporsi pelanggan wanita kami,” kata Roelof Lamberts, Presiden dan CEO PT MercedesBenz Distribution Indonesia. (alx/timBX)
 

Tags :

#
mercdes benz,
#
pemberdayaan wanita,
#
sejarah mercedes

RELATED ARTICLE