MENU
icon label
image label
blacklogo

IM Sub-Brand MG Masuk ke Australia

MAY 14, 2026@15:00 WIB | 66 Views

Dua Produk Mereka head to head dengan Denza dan Zeekr

Sub-brand premium milik MG, IM Motors, tampaknya belum menyerah untuk bermain di pasar mobil listrik premium. Meski masih tertinggal dari rival seperti Denza dan Zeekr, IM yakin mereka punya senjata utama yang sulit ditiru: pengalaman berkendara yang diklaim lebih fun dan lebih premium.

Baru resmi masuk Australia pada Agustus 2025 lewat sedan IM5 dan SUV IM6, MG tercatat sudah menjual 754 unit gabungan hingga saat ini. Angka tersebut memang belum spektakuler, tapi IM percaya momentumnya mulai terbentuk.

General Manager IM Motors Asia Pacific, Steven Xu, bahkan mengklaim performa penjualan mulai menunjukkan arah positif. Pada Maret lalu, IM disebut berhasil mencatat lonjakan penjualan hingga tiga kali lipat, didorong meningkatnya minat konsumen terhadap brand baru tersebut.

“Banyak konsumen mulai mencari tahu tentang IM. Dari feedback yang kami terima, pengalaman berkendara dan kualitas handling mobil ini mendapat respons sangat positif,” ujar Xu.

Sedikit Tapi Positif

Meski baru membukukan 330 unit penjualan sepanjang 2026 hingga April, posisi IM sebenarnya tidak terlalu jauh dari Genesis yang mencatat 464 unit, padahal brand premium Korea itu punya pilihan model lebih banyak dengan mesin bensin dan listrik.

Namun, tantangan sebenarnya ada di depan mata. Denza dan Zeekr bergerak jauh lebih agresif. Denza sudah mengamankan lebih dari 1.100 pelanggan tahun ini lewat tiga model berbeda, sementara Zeekr menembus hampir 2.900 unit penjualan, sebagian besar disumbang SUV Zeekr 7X—rival langsung IM6.

Untuk mengejar ketertinggalan, IM menyiapkan strategi baru. Pada paruh kedua 2026, mereka akan menghadirkan versi penyegaran IM5 dan IM6, hanya sekitar satu tahun setelah debutnya. Menariknya, sebagian fitur baru nantinya juga bisa dinikmati pemilik lama melalui over-the-air (OTA) update, meski belum jelas apakah upgrade tersebut akan berbayar.

Belum berhenti di situ, IM juga menyiapkan langkah lebih besar lewat SUV besar IM8 (atau LS8 secara global) yang dijadwalkan meluncur pada semester pertama 2027. Berbeda dari IM5 dan IM6 yang full electric, model baru ini akan memakai range-extender powertrain, kombinasi mesin bensin dan motor listrik untuk memperluas jarak tempuh. Sebuah formula yang saat ini mulai populer di segmen premium.

Strateginya Bukan Sekedar Tambah Model

Bagi IM, strategi ini bukan sekadar menambah model. Mereka ingin membangun identitas berbeda di tengah perang EV premium yang makin ramai. Jika Denza bermain di kemewahan kabin dan Zeekr kuat di desain futuristis serta teknologi, IM ingin dikenal sebagai brand EV premium dengan karakter driving paling menyenangkan.

“Kami ingin IM dikenal sebagai EV dengan pengalaman berkendara terbaik. Ke depan kami juga akan mengembangkan digital chassis generasi baru agar handling dan manuver mobil semakin unggul,” jelas Xu.

Masalahnya, punya produk bagus saja tidak cukup. IM masih menghadapi tantangan besar soal brand awareness. Dibanding nama besar seperti Denza atau Zeekr yang agresif beriklan dan memperluas jaringan, IM masih relatif baru di radar konsumen premium. Karena itu, MG kini menyiapkan strategi marketing baru demi meningkatkan eksposur brand mereka.

Pertanyaannya sekarang sederhana: bisakah IM benar-benar menjadi pemain besar di segmen EV premium, atau hanya jadi alternatif niche di antara dominasi Zeekr dan Denza? Satu hal jelas, perang mobil listrik premium asal Tiongkok baru saja mulai panas.

Tags :

#
denza,
#
mg,
#
im,
#
zeeker