

MAY 06, 2026@16:00 WIB | 55 Views

Kejuaraan FIM Harley-Davidson Bagger World Cup memasuki fase baru dengan bergabungnya Andrea Iannone sebagai pembalap kesepuluh di grid musim perdana. Ia akan memulai debutnya bersama Niti Racing pada seri MotoGP Grand Prix of Italy di Mugello Circuit, 29–31 Mei.
Langkah Ianonne sendiri merupakan keputusan tepat di kala pembukaan di Austin kemarin berlangsung kompetitif. Dengan kemenangan Oscar Gutierrez di Race kedua. Alhasil, masuknya Iannone ke Niti Racing ini menambah barisan pembalap terbaik bersama Dimas Ekky Pratama.
Pengalaman Elite dari MotoGP bawa ke Bagger
Sebagai mantan pemenang balapan di MotoGP™ dan WorldSBK, Iannone membawa pengalaman elite yang langsung meningkatkan daya saing tim. Ia dikenal dengan gaya balap agresif dan insting kuat, kombinasi yang berpotensi membuatnya langsung kompetitif meski minim persiapan.
“Saya menyukai tantangan, terutama yang membawa saya keluar dari zona nyaman. Ini sesuatu yang benar-benar berbeda, dan justru itu alasan saya mengatakan ya,” ujar Iannone.
Dengan tantangan motor yang berbeda. Kemudian, keluar dari zona nyaman. Alhasil banyak sekali penyesuaian dari karakter motor Bagger yang berbeda jauh dari MotoGP.
“Saya datang tanpa tes dan dengan persiapan lebih sedikit dibanding pembalap lain, tapi itu bagian dari mentalitas saya. Saya tidak datang hanya untuk ikut serta, namun saya ingin langsung kompetitif.”
Iannone juga menyoroti kedekatannya dengan Indonesia, yang menjadi basis timnya saat ini.“Saya merasa punya koneksi kuat dengan Indonesia. Saya sangat menghargai masyarakatnya, dan saya antusias memulai perjalanan ini bersama Niti Racing.”
Dari sisi tim, kehadiran Iannone dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum. Team Manager Niti Racing, Angela Khuu, menegaskan bahwa tambahan ini bukan sekadar ekspansi, tetapi peningkatan kualitas.
“Setelah awal musim yang sangat positif di Austin, menghadirkan Andrea adalah langkah natural untuk terus berkembang,” kata Khuu.
Dan kehadiran Iannone sendiri memberikan warna baru bagi tim dan juga kekuatan untuk Dimas Ekky dari segi kemampuan berkendara motor.
“Kami sudah punya fondasi kuat dengan Oscar dan Dimas, dan pengalaman Andrea memberikan dimensi baru bagi tim.”
Sementara itu, pihak Harley-Davidson melihat kehadiran Iannone ini sebagai sinyal serius terhadap arah pengembangan Bagger World Cup. Direktur Global Racing Programs, Jeffrey Schuessler, menyebut Iannone sebagai profil ideal untuk memperkuat daya tarik kompetisi.
“Mendatangkan pembalap seperti Andrea adalah pernyataan kuat tentang apa yang kami bangun,” ujar Schuessler.
“Dia adalah pemenang di level tertinggi, dengan karakter dan talenta yang menambah energi di grid. Ini tipe pembalap yang ingin kami tarik seiring pertumbuhan Bagger World Cup.”
Debut Iannone di Mugello juga menambah daya tarik tersendiri bagi publik Italia, terlebih dengan kehadiran pembalap lokal lain seperti Filippo Rovelli. Dengan konsep terbuka, mulai dari akses garasi hingga area khusus penonton, Bagger World Cup mencoba menawarkan pengalaman motorsport yang lebih dekat dan imersif.
Dengan total 10 pembalap di grid, musim perdana ini mulai menunjukkan kedalaman kompetisi yang serius. Masuknya Iannone bukan sekadar tambahan nama besar, tetapi potensi gangguan nyata bagi hierarki yang sudah mulai terbentuk sejak Austin.