MENU
icon label
image label
blacklogo

Dodge Diambang Kebangkrutan, Kini Hanya Punya Dua Model

JAN 19, 2026@15:05 WIB | 110 Views

Dodge saat ini tercatat sebagai produsen kendaraan yang hanya memiliki dua model mobil. Ini sama dengan Chrysler, namun, penjualan Chrysler pada 2025 mengungguli Dodge dengan menjual 24.446 unit.

Apakah ini menjadi pertanda Dodge tengah diambang kebangkrutan? Terlalu prematur untuk menyebutnya bangkrut, namun tidak bisa dipungkiri pabrikan tengah mengalami krisis.

Krisis ini tercermin dalam angka penjualan perusahaan yang anjlok hingga 28% tahun lalu. 

Dan, anehnya, dengan keadaan seperti ini, Dodge justru mengambil langkah untuk menghentikan produksi kendaraan terlaris keduanya, Hornet.

Meskipun kinerja Hornet juga bisa disebut jauh dari kata sukses, tapi kendaraan berhasil terjual sebanyak 9.365 unit.

Angka tersebut sudah cukup untuk mengungguli Charger Daytona , yang hanya mencatatkan 7.421 penjualan. Itu hanya sedikit lebih dari 618 unit per bulan dan jauh berbeda dari 27.056 unit Challenger yang terjual pada tahun 2024.

Meskipun jajaran Charger telah diperluas hingga mencakup liftback empat pintu dan V6 twin-turbo namun tidak ada model yang benar-benar baru, jadi Dodge kini resmi hanya memiliki dua model.

Tak perlu dikatakan lagi, keadaan Dodge tidak terlihat baik. Sayangnya, tidak banyak bantuan yang terlihat karena investasi Stellantis sebesar $13 miliar di Amerika sebagian besar terfokus pada Jeep dan Ram.

Namun, ada secercah harapan bagi perusahaan karena baru saja mengumumkan rencana membangun Durango generasi berikutnya.

Meskipun demikian, hal itu masih bertahun-tahun lagi karena produksi baru akan dimulai pada tahun 2029. Itu berarti model saat ini bisa bertahan hampir dua dekade.

Terlepas dari usianya, Durango mencatatkan penjualan terbaiknya sejak tahun 2005. Dodge berhasil menjual 81.168 unit tahun lalu, meningkat 37 persen.

Lalu bagaimana menyelamatkan Dodge? Itu pertanyaan yang cukup terbuka, tetapi merek tersebut mungkin membutuhkan crossover kelas entry-level yang mumpuni. 

Hornet dan Nitro adalah upaya setengah hati yang tidak lebih dari versi rebadge dari produk lain.

Tentu saja, crossover ini juga harus diproduksi di Amerika Utara karena mengimpor Hornet dari Italia adalah bencana yang sudah direncanakan. Tarif menjadi pukulan terakhir, tetapi itu adalah langkah yang gegabah sejak awal.

Versi Compass yang didesain ulang dan berfokus pada penggunaan di jalan raya akan sangat cocok di bawah Durango yang harganya $38.495 (Rp695 juta). 

Namun, mobil ini harus memiliki ciri khas Dodge dan bukan sekadar Jeep yang dimodifikasi seperti Nitro dan itu biaya yang tidak besar. [wic/timBX]

Tags :

#
dodge,
#
dodge bangkrut,
#
dodge charger,
#
dodge durango,
#
dodge hanya 2 model,
#
dodge hornet