MENU
icon label
image label
blacklogo

Hanya Finish ke-5 di Jakarta E-Prix, Stoffel Vandoorne Masih Kokoh di Puncak Klasemen

JUN 06, 2022@11:30 WIB | 558 Views

Stoffel Vandoorne memuncaki klasemen Formula E setelah menang di Monaco pada akhir bulan April, tetapi sekarang keunggulannya berkurang drastis karena hanya berjarak lima poin dengan Jean-Eric Vergn, setelah hasil di Jakarta E-Prix pada Sabtu lalu (4/6/2022). “Itu bukan balapan yang sempurna bagi kami, tetapi finish ke-5 tidak terlalu merugikan. Kami memulai E-Prix dari posisi tujuh dan balapan tidak berjalan mulus. Kami memiliki kecepatan tapi saya melewatkan zona aktivasi Attack Mode sekali,” kata Stoffel Vandoorne.

“Akibatnya, saya mengalami kemunduran dan kehilangan koneksi dengan kelompok terdepan. Tapi untuk itu, saya bisa saja berjuang untuk mendapatkan podium dan membuat hasilnya berbeda,” ungkapnya kemudian. Rekan setim Vandoorne di Mercedes-EQ yang merupakan juara bertahan Formula E, Nyck de Vries, gagal finish setelah mengalami kontak dengan Andre Lotterer. "Ada dua situasi yang menguntungkan saya. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk mencoba bermanuver dan menyalip Andre dan dia menabrak ban belakang kiri (mobil) saya, menyebabkan kerusakan serius dan tidak bisa melanjutkan,” ungkapnya.

De Vries sekarang berada di posisi enam klasemen driver dengan tujuh balapan tersisa di musim ini. Hasil balapan perdana di Indonesia ini pun membuat persaingan semakin ketat, karena Vandoorne, Vergne, Edoardo Mortara, dan Mitch Evans masih berpeluang juara. “Mitch dan Jaguar luar biasa. Mereka sangat cepat dan saya tidak bisa mendekatinya,” kata Vergne. Sementara itu, Evans mengatakan: “Balapan berlangsung ketat hingga akhir, dengan aksi Vergne. Saya ada kekhawatiran tapi akhirnya menyelesaikan pekerjaan. Persiapan tim sangat baik dan hasilnya memuaskan.”. Mortara dari Venturi yang nyaris merebut posisi kedua hampir saja kehabisan waktu untuk menyelesaikan balapan.

“Kami memilih strategi balapan dengan sangat cerdas, terutama dengan keadaan yang sangat sulit dengan suhu yang begitu panas dan lembab. Untuk mengatur ban dan baterai tidak mudah, tetapi kami berhasil,” kata driver asal Swiss itu. “Di akhir balapan, saya bisa melihat bahwa mereka bersaing di depan. Saya tentu adalah bagian dari pertarungan dan berharap ada semacam gerakan dari Vergne untuk bisa mendapatkan beberapa tempat di bagian depan,” ujarnya kemudian. "Tetap saja menyenangkan bisa ada di podium. Kami melewati batas dengan energi 0%,” pungkasnya. [dhe/era/timBX] berbagai sumber.

Tags :

#
formula e,
#
jakarta e prix,
#
stoffel vandoorne