MENU
icon label
image label
blacklogo

Haas: GP Prancis Jadi Akhir Pekan Terburuk

JUN 26, 2019@14:00 WIB | 1,576 Views

Pimpinan tim Haas, Gunther Steiner, telah mengakui bahwa Grand Prix Prancis akhir pekan lalu adalah yang terburuk dalam sejarah pendek tim di Formula 1.

Di Paul Ricard, Kevin Magnussen (pembalap Haas) berada di tempat start ke-15 dan finis ke-17, di depan pembalap Williams.

Rekan satu timnya, Romain Grosjean, mulai dari urutan ke-17 dan berada di urutan ke-16 ketika ia harus berhenti balapan untuk menghemat jarak tempuh mesin dan tim kini hanya mencetak satu poin dalam tiga balapan terakhir.

"Dalam sejarah selama empat tahun, saya pikir ini adalah akhir pekan terburuk untuk kami semua," kata Steiner. “Dalam perlombaan, kami masih berjuang. Saya tidak tahu apa yang aneh bagi saya, sebuah mobil yang cukup bagus untuk memenuhi kualifikasi ketujuh dan kedelapan pada balapan pertama dan kemudian keenam di Monte Carlo, tiba-tiba kami berada di kedua urutan terakhir.”

“Jangan tanya apa itu alasannya, jangan tanya saya karena saya tidak bisa menjawabnya. Kita perlu mencari tahu. Jujur saja hasilnya sangat mengecewakan karena berakhir dalam situasi ini dan tidak memiliki pemahaman apapun, itu adalah hal terburuk dari semuanya.”

Di Kanada, Magnussen mengeluh di radio bahwa balapan itu adalah pengalaman terburuk yang pernah ia jalani, setelah ia memulai dari pitlane dengan pertaruhan set-up yang gagal. Namun Steiner bersikukuh bahwa bagi tim secara keseluruhan, GP Prancis lebih membuat frustrasi.

“Ini jauh lebih buruk daripada di Montreal. Karena pada hari Jumat kita tidak cukup baik. Di Montreal, setidaknya kualifikasi sudah memenuhi. Kami masuk dengan satu mobil ke Q3. Tapi di balapan terakhir, masalah sudah ada sejak Q1.”

“Kemudian jika Anda berpikir di Monte Carlo kami cukup berhasil, sulit memastikannya karena semua orang berjalan lambat karena alasan yang jelas, tetapi kecepatan balapan juga ada di sana.”

“Romain berkomentar mobilnya bagus untuk dikemudikan, tetapi lambat.”

Steiner mengatakan dia harus tetap memotivasi tim untuk menemukan jalan keluar dari situasi sekarang ini.

“Saya pribadi tidak depresi, 'kemarahan' adalah kata yang salah. Bagi saya itu adalah tantangan, tapi bukan tantangan positif dan kita harus keluar dari situasi ini,” dia mengakhiri.

Tags :

#
haas,
#
gp prancis,
#
gunther steiner,
#
kevin magnussen