

SEP 23, 2019@18:00 WIB | 757 Views

Charles Leclerc mengatakan kepada timnya bahwa ia merasa kekalahan dari Sebastian Vettel di Grand Prix Singapura ada unsur strategi yang ‘tidak adil’.
Leclerc memimpin fase awal balapan di Marina Bay saat ia membatasi kecepatan mobilnya untuk menjaga bannya tetap aman selama mungkin. Namun pihak Ferrari justru membangkitkan duel antara Vettel dan Leclerc.
Melalui radio tim selama fase safety car pertama, Leclerc menjelaskan bahwa dia tidak senang dengan apa yang terjadi, karena dia didesak untuk berkonsentrasi pada balapan.
"Saya menundukkan kepala dan ingin mengungkapkan apa yang terjadi," kata Leclerc. "Jujur saja, saya tidak mengerti dengan cara rekan setim yang menyalip dengan cara itu, tapi kita akan membahas setelah balapan."
Kemudian selama fase safety car kedua, Leclerc menanggapi ‘team order’ yang mengatakan kepadanya untuk menjaga unit daya mesin, dan pada dasarnya untuk membatalkan persaingan.
Menanggapi hal itu, dia berkata, "Tentu saja saya tidak akan melakukan hal bodoh. Itu bukan tujuan saya. Saya ingin kami finis 1-2. Saya hanya berpikir itu tidak adil, tapi saya tidak akan melakukan hal bodoh."

Setelah balapan, Leclerc menegaskan bahwa ia akan berbicara kepada tim di kemudian hari dan menjelaskan bahwa meskipun situasinya sulit, ia cukup senang Ferrari finis di posisi 1-2.

"Memang sulit untuk menerima kegagalan menang semacam itu, tetapi pada akhirnya finis 1-2 adalah hasil yang sangat baik," tambahnya. “Ini hasil terbaik pertama kalinya di musim ini dan semua orang di tim layak mendapat apresiasi. Kami tiba di sini dengan harapan podium dan kami kembali dengan finis 1-2, itu [cukup] menyenangkan.”
“Saya hanya kecewa tentang strateginya, tapi kepentingan tim adalah yang utama dan saya yakin bisa kembali lebih kuat.”[ade/hsn/timBX]
Hasil Grand Prix Singapura 2019 | ||||
Posisi | Pembalap | Negara | Tim | Waktu |
1 | Jerman | Scuderia Ferrari | 61 lap | |
2 | Monako | Scuderia Ferrari | +2.641s | |
3 | Belanda | Aston Martin Red Bull Racing Honda | +3.821s | |
4 | Inggris | Mercedes AMG Petronas Motorsport | +4.608s | |
5 | Finlandia | Mercedes AMG Petronas Motorsport | +6.119s | |
6 | Thailand | Aston Martin Red Bull Racing Honda | +11.663s | |
7 | Inggris | McLaren F1 Team | +14.769s | |
8 | Prancis | Red Bull Toro Rosso Honda | +15.547s | |
9 | Jerman | Renault F1 Team | +16.718s | |
10 | Italia | Alfa Romeo Racing | +27.855s* | |
11 | Prancis | Rich Energy Haas F1 Team | +35.436s | |
12 | Spanyol | McLaren F1 Team | +35.974s | |
13 | Kanada | SportPesa Racing Point F1 Team | +36.419s | |
14 | Australia | Renault F1 Team | +37.660s | |
15 | Rusia | Red Bull Toro Rosso Honda | +38.178s | |
16 | Polandia | ROKiT Williams Racing | +47.024s | |
17 | Denmark | Rich Energy Haas F1 Team | +1m 26.522s | |
RET | Italia | Alfa Romeo Racing | ||
RET | Meksiko | SportPesa Racing Point F1 Team | ||
RET | Inggris | ROKiT Williams Racing | ||