MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: FIA Tidak Lakukan Investigasi Terkait Kaus Kontroversial Lewis Hamilton

SEP 16, 2020@16:30 WIB | 274 Views

Badan pengatur Formula 1 tidak akan melakukan penyelidikan atas keputusan Lewis Hamilton untuk mengenakan kaus di Grand Prix Tuscan yang menyoroti kebrutalan oknum polisi.

Tindakan tersebut menarik perhatian FIA tetapi diketahui bahwa penyelidikan formal tidak akan dilakukan.

Pasal 1.2 dari FIA International Sporting Code menyatakan, para pembalap tidak diperbolehkan menempelkan "iklan yang bersifat politik, agama atau yang merugikan kepentingan FIA" pada mobil mereka, meskipun tidak ada klarifikasi yang jelas tentang apa yang dapat dilakukan oleh pembalap dalam menampilkan diri mereka sendiri.

Tinjauan atas pedomannya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dikenakan oleh pembalap selama aktivitas pra dan pasca balapan akan dilakukan sekarang.

Hamilton yang merupakan pemenang Grand Prix Tuscan mengenakan kaus tersebut selama demonstrasi resmi anti-rasisme pra-balapan F1, di parc ferme dan di podium setelah kemenangan ke-90 dalam karirnya.

T-shirt itu menampilkan tulisan di bagian depan "Tangkap polisi yang membunuh Breonna Taylor", sedangkan di belakangnya menampilkan gambar wajahnya dan tulisan "Sebutkan namanya".

Tidak seperti sesama pembalap F1 yang semuanya pernah memakai kaus "End Racism", Hamilton sebelumnya memakai kaus bertuliskan "Black Lives Matter".

Taylor adalah seorang wanita kulit hitam berusia 26 tahun yang ditembak delapan kali ketika petugas polisi berpakaian preman memasuki apartemennya di Kentucky pada bulan Maret sebagai bagian dari penyelidikan narkoba.

Setelah memasuki apartemennya selama surat perintah penggeledahan tanpa ketukan, petugas baku tembak dengan rekannya Kenneth Walker, pemilik senjata berlisensi, yang meyakini bahwa penggerebekan narkoba tersebut adalah perampokan.

Lebih dari 25 peluru ditembakkan oleh polisi dan Taylor, seorang pekerja medis, ditembak delapan kali dan meninggal karena luka-lukanya. Belum ditentukan apakah petugas yang terlibat melanggar hukum dengan menggunakan kekerasan berlebihan, atau bertindak sebagai bentuk membela diri.

Pihak Mercedes membela Hamilton sebagai tanggapan atas postingan yang mengkritik pria Inggris itu karena menunjukkan opini politik. [dhe/asl/timBX] berbagai sumber

Tags :

#
formula 1,
#
f1 2020,
#
fia,
#
lewis hamilton,
#
grand prix tuscan