MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: Brawn Yakin Kendornya Ferrari Hanya Di Seri Australia Saja

MAR 21, 2019@18:00 WIB | 1,233 Views

Direktur pelaksana motorsport Formula 1, Ross Brawn yakin Ferrari tidak tahu "apa yang sebenarnya terjadi" dengan performanya di Grand Prix Australia setelah penampilannya yang kuat selama pengujian pra-musim kemarin.

Ferrari telah dinobatkan sebagai tim tercepat dengan mobil F1 2019-nya, SF90, dari pengujian pra-musim di Circuit de Catalunya tetapi sepanjang balap pembuka di Albert Park, pabrikan Italia itu tetap berada di bawah kecepatan Mercedes.

Selama balapan, kedua pembalap Ferrari finish di belakang Red Bull Honda, Max Verstappen, untuk finis keempat Sebastian Vettel dan Charles Leclerc di urutan kelima, dengan pembalap yang terakhir itu diperintahkan untuk tak mendahului rekan setimnya tersebut.

Kedua pembalap kesulitan untuk mengembangkan kecepatan selama balapan meski dalam lap yang berbeda dan pada tipe ban yang berbeda, dimana membingungkan karena makin menurunkan kecepatan Ferrari bahkan lebih, dan Brawn merasa sebab dari kejadian ini masih belum jelas bagi skuad Kuda Jingkrak itu sendiri.

"Dari luar, sulit untuk mengatakan apa yang salah dan, mendengarkan pengemudi dan insinyur, bahkan di dalam tim mereka belum dapat mengidentifikasi apa yang sebenarnya terjadi," kata Brawn. “Baik Vettel maupun Leclerc tidak kompetitif di mana lap berapa pun selama akhir pekan.

“Ferrari tiba di Australia dengan banyak pujian, setelah menjalani pengujian musim dingin yang bagus selama 8 hari. Tampaknya kini mereka harus berjuang ekstra untuk meraih kemenangan, tetapi sebaliknya, mereka bahkan tidak berhasil naik ke podium. "

Brawn, yang memandu Ferrari meraih lima gelar juara dunia F1 berturut-turut ganda antara tahun 2000-2004 dengan Michael Schumacher, merasa penampilan Ferrari ini semakin diperparah dengan kecepatan mengesankan dari tim Haas yang diperkuat mesin Ferrari.

Tim Haas yang memimpin pertempuran lini tengah F1 dan melesat membuntuti tim Ferrari. Pembalap Haas, Kevin Magnussen bahkan menyelesaikan Grand Prix Australia kurang dari 20 detik di belakang Leclerc di tempat ke-6.

“Selain tertinggal di belakang Mercedes, yang lebih mengejutkan adalah gap dengan tim Haas. Skuad Amerika yang menggunakan mesin Ferrari dan menutup gap dengan tim Ferrari sendiri sejak pengujian Barcelona,​​” katanya. “Bahkan jika hal tersebut benar, sirkuit Albert Park adalah jenis sirkuit yang tidak biasa dan tidak benar-benar mencerminkan urutan keperkasaan yang sebenarnya.”

“Mattia Binotto, yang baru memulai peran gandanya sebagai Kepala Tim dan Direktur Teknis, sangat berpengalaman dan tahu bahwa pekerjaan pertama sekarang adalah mempelajari data dari akhir pekan kemarin dan melihat feedback-nya, tanpa perlu panik. Ini Baru pertengahan Maret dan kejuaraan F1 berakhir pada Desember, kan?" [bil/timBX]

Tags :

#
scuderia ferrari,
#
sf90,
#
haas,
#
australia,
#
formula 1,
#
ross brawn,
#
sebastian vettel,
#
charles leclerc,
#
mattia binotto,
#
auto news