MENU
icon label
image label
blacklogo

Cybercab Pertama Resmi Meluncur dari Pabrik Giga Texas

FEB 18, 2026@16:19 WIB | 121 Views

Tesla mengumumkan Cybercab pertama versi pra-produksi telah berhasil dibangun, diproduksi dan keluar dari pabrik Giga di Texas.

Pencapaian produksi ini dirayakan Tesla dengan mengunggah sejumlah foto pada media sosial X. Terlihat Cybercab tersebut berada di tengah-tengah pekerja dan karyawan Tesla.

Fotonya mirip dengan momen serupa selama fase pra-produksi Cybertruck. Kendaraan hampir seluruhnya tersembunyi di balik para pekerja dan hanya kaca depan serta sebagian kecil bodi Cybercab yang terlihat.

Versi pra-produksi ini sebenarnya sama dengan versi produksinya, karena kendaraan tersebut sudah tidak memiliki pedal dan roda kemudi. 

Jadi, bisa dibilang juga ini Cybercab versi produksi pertama, walaupun secara resmi perakitan versi produksi baru akan di mulai bulan April 2026.​

Uniknya, sebenarnya nama Cybercab untuk kendaraan transportasi otonom ini belum secara resmi di-sahkan. Elon Musk hanya menyebutnya Cybercab sebagai versi keren dari robotaxi dan juga melanjutkan tren penggunaan diksi “Cyber” pada model-model EV Tesla lainnya seperti, Cybertruck.

Namun, Tesla tanpa masalah bukanlah Tesla. Sama seperti produk-produk EV perusahaan sebelumnya yang problematik, Cybercab juga bukan tanpa cela.

Pencapaian hebat Cybercab ini ternyata juga menyembunyikan sisi gelap dibaliknya. Seperti disebut di atas, produksi resmi Cybercab baru dimulai pada April mendatang.

Masalahnya, Tesla berencana merakit berbagai modul Cybercab di area terpisah di pabrik sebelumnya menyatukannya. Ini sangat berbeda dari sistem pendekatan produksi linier saat ini. 

Metode ini diharapkan dapat mengurangi biaya, membutuhkan ruang produksi yang lebih sedikit, dan mempercepat manufaktur. Namun, masih belum dikonfirmasi apakah sistem ini benar-benar akan diterapkan. 

Namun pada awal tahun ini, Musk memperingatkan melalui portal InsideEVs bahwa produksi Cybercab di bawah sistem baru kemungkinan akan berjalan 'sangat lambat,' karena Tesla masih harus beradaptasi dengan teknologi produksi yang baru.

Masalah lainnya adalah sistem otonom Tesla atau perangkat lunak FSD Tesla, yang masih perlu membuktikan keandalannya.

Program percontohan robotaxi Tesla di Austin, yang menggunakan kendaraan Model Y yang dilengkapi dengan teknologi "pengemudian otonom" yang sama dengan Cybercab, telah mengalami sekitar 14 kecelakaan selama perkiraan jarak tempuh kumulatif 800.000 mil, atau satu kecelakaan setiap 57.000 mil . 

Berdasarkan tolok ukur Tesla sendiri yaitu satu kecelakaan per 229.000 mil untuk pengemudi manusia. Armada Robotaxi mereka mengalami kecelakaan hampir empat kali lebih sering daripada rata-rata orang yang mengemudi, dan hampir setiap mil tersebut ditempuh dengan pengawas keselamatan terlatih di dalam kendaraan.

Laporan perkembangan terbaru program robotaxi Tesla menunjukkan gambaran yang lebih suram. Selama periode pelacakan 48 jam, layanan di Austin hanya tersedia selama 19% dari jam operasional. 

Delapan bulan setelah peluncuran, Tesla hanya beroperasi di dua kota, Austin dan San Francisco, dengan total sekitar 200 kendaraan, sebagian besar berada di San Francisco, dengan pengemudi di kursi pengemudi.

Jadi, apakah Cybercab Tesla sudah siap untuk beroperasi? Sepertinya belum, jadi ada kemungkinan versi produksinya akan mengalami penundaan perilisan, dan publik juga tidak terlalu kaget dengan tingkah Tesla ini. [wic/timBX]

Tags :

#
cybercab,
#
tesla,
#
cybercab versi produksi,
#
cybercab pertama,
#
pabrik giga texas