MENU
icon label
image label
blacklogo

Covid-19, Mematikan Produksi Mobil Listrik Secara Perlahan

APR 30, 2020@11:45 WIB | 428 Views

Akibat dari wabah virus Corona sampai saat ini, membuat pabrikan mobil listrik kekurangan pasokan baterai. Sebabnya, karena menurunnya jumlah produksi baterai terutama perusahaan baterai LG CHem, yang berada di Korea Selatan. Pabrikan mobil listrik Eropa yang menggunakan pasokan baterai dari perusahaan ini terpaksa juga menurunkan produktivitasnya.

Dilansir dari Korea Herald, akibat kasus ini Pemerintah Polandia yang sebelumnya menutup akses pabrik di Wroclaw, milik LG Chem akibat COVID-19, terpaksa memberikan akses untuk memulai kembali aktivitas pabrik.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari gangguan pasokan baterai ke produsen mobil Eropa, termasuk Volkswagen, Mercedes-Benz, Audi, dan Renault. Kendala pasokan baterai sebelumnya terjadi dan menyebabkan pengehntian produksi Audi E-tron, Jaguar I-Pace, Mercedes-Benz EQC, dan Kia .

Pemerintah Polandia menunda persyaratan karantina dua minggu untuk karyawan LG Chem yang negatif COVID-19 di Korea. Juga, pada tanggal 5 April, pemerintah Hongaria mengizinkan SK Innovation untuk mengirim sekitar 300 karyawan dalam penerbangan sewaan ke negara itu untuk memulai kembali pabrik baterai EV perusahaan di Komarom meskipun ada larangan masuk pada semua warga negara asing sejak 16 Maret.

“Semua pihak meminta pasokan baterai lebih banyak, namun persediaannya terbatas. Hal ini memungkinkan pembuat baterai mobi listrik bermain dengan pemegang merk mobil listrik ternama. Pasar mobil listrik kini berkembang pesat, namun hanya sedikit yang dapat memproduksi baterai mobil listrik yang berkualitas tinggi,” tulis sumber industri dalam Korea Herald.

Banyaknya perusahaan otomotif berebut posisi menjadi penyedia mobil listrik terbaik. Untuk itu, mereka mencari kerjasama yang pas dengan perusahaan penyedia baterai seperti LG Chem, Samsung SDI, dan SK Innovation.

Bahkan, pabrikan baterai dari negara China, CATL memotong subsidi dan membangun pabrik sendiri di Jerman. Pengamat percaya bahwa CATL pindah langsung ke Jerman untuk mengerahkan lebih banyak kekuatan atas industri mobil domestiknya. Target CATL adalah menjual baterai berkualitas rendah dengan kompetitor, namun menjual dengan harga murah.[prm/timBX]

Tags :

#
autonews,
#
mobil listrik,
#
produksi,
#
baterai mobil listrik,
#
baterai,
#
lg chem,
#
sk innovation