MENU
icon label
image label
blacklogo

Buka Assembling di Thailand, Royal Enfield Siap Genjot Produksi Motornya Hingga 950 ribu unit

APR 13, 2019@10:00 WIB | 141 Views

Royal Enfield juga mempersiapkan transisi emisi BS-VI serta memperkuat kemampuan pengembangan produk dan mempersiapkan platform global baru

Royal Enfield, telah mengumumkan pabrik perakitan baru di Thailand, dan menjadi yang pertama di luar India. Pabrik baru menandai pembentukan anak perusahaan pertama yang sepenuhnya dimiliki perusahaan di wilayah Asia Pasifik. Dengan kapasitas produksi yang besar diharapkan dapat memenuhi permintaan yang kuat untuk sepeda motornya. Pabrik perakitan baru akan mulai beroperasi pada Juni 2019. Royal Enfield telah mengumumkan ekspansi ke Thailand dengan pabrik baru pada bulan April tahun lalu, sementara juga mengumumkan rencana membangun kehadiran di Indonesia.

Berbicara mengenai rancangan investasi perusahaan, Siddhartha Lal, MD & CEO, Eicher Motors Ltd. Mengatakan, “Di tahun ini Royal Enfield fokus pada transisi emisi BS-VI serta memperkuat kemampuan pengembangan produk dan mempersiapkan platform global baru. Tahap ke-2 pengembangan fasilitas produksi Vallam Vadagal, di dekat Chennai, Tamil Nadu juga terus berlanjut dan diharapkan dapat mulai berproduksi pada semester kedua tahun ini.”

“Pembangunan Technology Centre kami di Chennai juga hampir rampung. Dengan jaringan distribusi yang luas di India, kehadiran di level internasional yang terus berkembang dan kemampuan pengembangan produk baru. Royal Enfield berada di jalur yang tepat untuk menumbuhkan segmen sepeda motor kelas menengah di tahun mendatang,” jelas Sidharta.

Pada tahun finansial 2019-2020, Royal Enfield mengumumkan pembentukan anak perusahaan di Thailand. Untuk memperkuat kehadirannya di kawasan ASEAN, Royal Enfield baru saja mengumumkan aktifitas perakitan di Thailand, yang menjadi fasilitas perakitan pertama di luar India. Respon awal terhadap kehadiran Royal Enfield di ASEAN, sebagai salah satu pasar terbesar kendaraan roda dua, sangat meyakinkan.

Dengan adanya fasilitas perakitan yang diharapkan mulai beroperasi pada semester pertama tahun finansial 2019-2020 dan rencana pengembangan jaringan dealership, Royal Enfield sangat siap untuk mengisi kekosongan segmen sepeda motor kelas menengah di wilayah ASEAN.

Untuk mendukung financial, Eicher Motors Limited berencana menetapkan belanja modal (capex) tahun finansial 2019-2020 sebesar US$ 100 juta. Penggunaan belanja modal yang telah ditentukan termasuk menyelesaikan konstruksi tahap ke-2 Technology Centre Vallam Vadagal di Tamil Nadu serta mempersiapkan pengembangan platform dan produk baru. Royal Enfield juga merencanakan produksi sepeda motor sebanyak 950.000 unit di tahun 2019-2020.

Sebelumnya, Eicher Motors Limited (EML) juga telah mengumumkan penunjukan Mr. Vinod K Dasari sebagai Chief Executive Officer Royal Enfield serta penunjukannya sebagai Executive Director Board of EML. Selain penunjukan Mr. Vinod Dasari, Eicher Motors Ltd juga telah menunjuk Mr Vinod Aggarwal, Managing Director & CEO, VE Commercial Vehicles Ltd sebagai Non Executive Director Board of EML. Kedua penunjukan ini telah berlaku efektif.[Ahs/timBX]

Tags :

#
royal enfield,
#
eicher motors limited