MENU
icon label
image label
blacklogo

BMW dan Tesla, Gunakan Robot Humanoid Untuk Pabrik Mobilnya di AS

JAN 22, 2024@18:30 WIB | 759 Views

BMW mengambil contoh dari pabrik Tesla dengan bereksperimen dengan robot mirip manusia dengan kecerdasan buatan (artificially intelligent) di salah satu pabrik mobilnya. Figure, sebuah startup California yang mengembangkan humanoids tersebut, mengumumkan kesepakatan dengan BMW untuk menyebarkan robot serba guna di lingkungan manufaktur otomotif.

Tentu saja, robotika dalam pembuatan mobil bukanlah hal baru. Perusahaan mobil terus mengotomatisasi cara pembuatan kendaraan selama bertahun-tahun. Namun mesin yang saat ini beroperasi diprogram untuk melakukan satu hal berulang kali seperti memindahkan panel pintu dari sini ke sana atau mengelas ini ke sana. Robot-robot yang dibuat oleh Figure, di sisi lain, akan mampu melakukan sejumlah tugas berbeda yang tidak aman bagi pekerja manusia, kata perusahaan tersebut.

"Robot dengan tujuan tunggal telah memenuhi pasar komersial selama beberapa dekade, namun potensi robot dengan tujuan umum belum dimanfaatkan sama sekali. Robot Figure akan memungkinkan perusahaan meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan konsisten," jelas pendiri dan CEO Figure, Brett Adcock. Adcock juga mendirikan Archer Aviation, sebuah perusahaan taksi udara listrik.

BMW dan Figure akan mengidentifikasi robot mana yang dapat digunakan dalam proses manufaktur produsen mobil sebelum melepaskannya secara bertahap di pabrik pembuat mobil di Spartanburg, Carolina Selatan. Di sanalah BMW merakit SUV X3, X4, X5, X6, X7, dan XM.

Dengan tinggi 5 kaki 6 inci, robot ini dapat membawa beban seberat 44 pon (20 kg), beroperasi selama lima jam dengan muatan penuh dan berjalan dengan kecepatan 2,7 mil (4 km) per jam. Figure, yang muncul secara diam-diam pada tahun 2023, bertujuan untuk menyebarkan robot di berbagai industri seperti pergudangan, logistik, dan ritel sebagai permulaan.

Tesla sedang mengerjakan robot serupa yang disebut Optimus, yang rencananya akan dilepaskan di lantai pabriknya untuk melakukan pekerjaan manual. Elon Musk mengatakan Optimus juga bisa berperan sebagai pelayan pribadi dan divisi robotika Tesla suatu hari nanti akan melampaui bisnis mobilnya.

Di dunia otomotif, pekerjaan manusia sudah terancam oleh otomatisasi yang sudah ketinggalan zaman dan maraknya mobil listrik, yang lebih mudah dibuat dan membutuhkan lebih sedikit tenaga kerja dibandingkan kendaraan bertenaga pembakaran. Jika robot humanoid menjadi cerdas, terampil, dan yang terpenting, cukup hemat biaya untuk digunakan oleh perusahaan mobil dalam jumlah besar, kita dapat melihat tenaga kerja otomotif semakin terkikis.

Meskipun demikian, Figure mengatakan di situs webnya bahwa ada 10 juta pekerjaan yang belum terisi di AS dan mereka memandang robot sebagai solusi untuk mengisi peran-peran yang tidak diinginkan orang. [ibd/zz/timBX] berbagai sumber

Tags :

#
bmw,
#
tesla