MENU
icon label
image label
blacklogo

Berkat Terobosan Teknis, EV-Battery Startup QuantumScape Meningkat Tajam

MAR 10, 2021@19:24 WIB | 1,118 Views

QuantumScape Corp., sebuah perusahaan startup baterai kendaraan listrik menglami kenaikan signifikan yaitu sebesar 12% di akhir perdagangan. Lonjakan terjadi pasca perusahaan mengatakan telah berhasil mengatasi rintangan utama dalam pengembangan teknologi masa dapan tersebut.

QuantumScape adalah perusahaan baterai berbasis di San Jose, California, yang didirikan oleh Jagdeep Singh, ilmuwan komputer dan juga salah satu pendiri Infinera Corporation, bersama dengan Tim Holme, seorang insinyur mesin lulusan Stanford.

November 2020 lalu, perusahaan yang mencoba merintis baterai lithium-metal solid-state untuk kendaraan listrik ini berhasil go public dan membuat harga sahamnya naik sebanyak lebih dari 50%. Memasuki bulan kedua 2021, perusahaan mengumumkan pihaknya mampu memproduksi sel baterai multilayer, batu sandungan penting dalam membawa teknologi dari lab ke dunia nyata.

Chief Executive Officer, Jagdeep Singh mengatakan dalam sebuah surat kepada para investor (shareholder) perihal laporan keuangan kuartal pertama perusahaan bahwa, “Meski masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan kami dapat menghadapi tantangan baru saat kami meningkatkan jumlah lapisan kami, ini adalah hasil yang sangat penting, dan kami sangat senang dapat melakukannya di awal tahun.” 

Sebagai salah satu dari beberapa perusahaan rintisan cum petahana, QuantumScape telah mencoba mengembangkan baterai solid-state dengan inovasi yang menjanjikan. Di mana berkat inovasi tersebut, perusahaan berhasil mempercepat adopsi EV secara dramatis dengan adanya alternatif yang lebih aman dan lebih murah bagi produsen mobil daripada baterai lithium-ion saat ini.

Kendati demikian, supaya tetap bisa bertahan secara komersial, perusahaan perlu menangani tiga masalah utama. Satu diantaranya ialah harus membangun baterai yang lebih besar dan berlapis-lapis alias multilayer, dibandingkan dengan yang tengah diuji dalam pengaturan laboratorium terkontrol. Versi saat ini hanya memiliki empat lapisan, dan perusahaan mungkin perlu memiliki sebanyak selusin dalam versi komersial.

Selain itu, perusahaan pun perlu mengembangkan jalur produksi lebih andal untuk komponen kritis tertentu, seperti pemisah keramik. Akhirnya, ia harus meletakkan semua bagian itu di sebuah pabrik di mana ia dapat menyebarkan biaya peralatan dan permesinan miliaran dolar ke volume produksi yang besar.

Alhasil, saham QuantumScape yang mulai diperdagangkan 27 November setelah bergabung dengan blank-check company, Kensington Capital Acquisition Corp., melonjak sebanyak $ 56,70 dalam "after-market trading Tuesday".

Dalam sebuah wawancara, Jagdeep Singh, mengungkapkan bahwa, dengan membangun sel baterai multilayer yang pada dasarnya berfungsi seperti sel berlapis tunggal mampu memangkas waktu berbulan-bulan dari waktu yang dibutuhkan untuk membawa baterai QuantumScape ke kendaraan konsumen.

Singh menambahkan, jauh lebih penting dari itu, berkat inovasi teknis ini memberi kepercayaan kepada perusahaan untuk membangun fasilitas pilot kecil di San Jose yang akan menghasilkan sampel teknik bagi pembuat mobil untuk dimasukkan ke dalam "ratusan mobil uji" sesegera mungkin, selambat-lambatnya tahun 2023.

Kepada Bloomberg, menyusul rilis laporan kuartal pertama perusahaan, melalui saluran telepon, Singh mengatakan bahwa QuantumScape bermaksud menggunakan sampel tersebut untuk merayu pelanggan di luar pemegang saham terbesarnya, Volkswagen AG.

"Sekarang kami memiliki kemampuan untuk membuat sel sebelum JV muncul dengan VW," katanya dalam sebuah wawancara. "Ini baru, ini bukan bagian dari rencana sebelumnya."

Volkswagen pun telah berkomitmen untuk menggunakan teknologi baterai QuantumScape dalam EV-nya melalui usaha patungan - jika cukup banyak baterai yang dapat diproduksi dan dengan harga yang kompetitif. QuantumScape memperkirakan akan menelan biaya $ 1,6 miliar untuk membangun pabrik baterai itu, usaha 50-50 dengan Volkswagen yang seharusnya mulai memproduksi sel pada tahun 2024.

Perusahaan menutup kuartal keempat dengan lebih dari $ 1 miliar dalam bentuk tunai dan setara. Rencana pengeluaran tahun ini termasuk pengeluaran modal dan biaya operasi dari $ 230 juta hingga $ 290 juta, kata perusahaan itu. Namun dengan pembiayaan tambahan dari Volkswagen dan asumsi pelaksanaan waran, QuantumScape mengharapkan untuk menuju ke tahun 2022 dengan lebih dari $ 900 juta. 

Sekadar diketahui, QuantumScape kini sedang mengerjakan baterai lithium-metal solid-state untuk digunakan pada kendaraan listrik. Sel baterai generasi berikutnya dari perusahaan akan meningkatkan semua aspek sel baterai berupa :

- Energi : Secara signifikan mereka meningkatkan kepadatan energi volumetrik dan gravimetri dengan menghilangkan bahan anoda grafit / silikon.

- Pengisian Cepat : Mereka akan mengaktifkan sistem pengisian cepat <15 menit (0 hingga 80%) dengan menghilangkan hambatan difusi litium dalam bahan anoda.

- Life Cycle : Meningkatkan umur dengan menghilangkan kehilangan kapasitas pada antarmuka anoda.

- Keamanan : Menghilangkan pemisah organik. Pemisah solid-state tidak mudah terbakar dan tidak mudah meledak.

- Biaya : Menurunkan biaya dengan menghilangkan bahan inang anoda dan biaya produksi.

QuantumScape sendiri telah mengirimkan beberapa prototipenya ke banyak perusahaan, dan telah menghasilkan lebih dari $ 700 juta dalam bentuk investasi swasta, termasuk $ 300 juta dari Volkswagen. Mereka juga didukung oleh dana investasi Bill Gates, produsen mobil China SAIC, pemasok mobil Continental, hingga beberapa Venture Capital.

Hasil karya QuantumScape bahkan membuat co founder Tesla dan mantan CTO JB Straubel terkesan atas karya mereka. Kini, JB telah bergabung dalam dewan QuantumScape. Sekarang perusahaan tersebut telah berhasil go public melalui kesepakatan SPAC dan telah menghasilkan lebih dari $ 1 miliar. Rencananya dana tersebut akan mereka gunakan untuk membawa teknologi baterai mereka untuk diproduksi secara massal.

Produksi dalam jumlah banyak memang masih beberapa tahun kedepan. Akan tetapi jika mereka berhasil, baterai milik QuantumScape memiliki kemungkinan untuk dipasangkan pada mobil listrik generasi terbaru atau bahkan pada electric flight. [asl/timBX]

Tags :

#
quantumscape,
#
quantumscape corp,
#
ev-battery startup

RELATED ARTICLE