MENU
icon label
image label
blacklogo

Bau Mobil Baru Ford, Masalah di Cina, Primadona di AS

NOV 24, 2018@17:00 WIB | 2,968 Views

Banyaknya feedback negatif dari para pembeli mobil di China akibat bau yang ditimbulkan dari mobil baru membuat Ford membuat hak paten terbaru. Pabrikan asal AS tersebut akhirnya membuat rencana untuk menyingkirkan bau mobil baru yang membuat pembeli di beberapa negara, termasuk di China, merasa terganggu. Padahal, sebenarnya bau seperti ini bisa mengisyaratkan bahwa mobil yang kita bawa masih seperti baru, Black Pals.

Dilansir dari  Detroit Free Press, konsumen China tampaknya sangat sensitif terhadap bau khas kendaraan baru. Faktanya, para pengemudi di China tidak hanya menghindari bau, tapi benar-benar membencinya dan menjadikan bau ini sebagai keluhan nomor satu mengenai mobil-mobil baru.

"Bau-bau interior yang tidak menyenangkan tetap menjadi masalah industri utama di pasar itu. Masalah ini juga masuk ke dalam konteks yang hampir dua kali lipat tingkat masalahnya, serta menjadikan bau ini menjadi masalah urutan kedua setelah konsumsi bahan bakar yang boros,” kata Brent Gruber, direktur senior otomotif global di JD Power.

Oleh karena itu, Ford pun mendapatkan ide untuk menghilangkan bau kendaraan baru ini. Cara yang dilakukan ini pun terbilang unik dan memang masuk akal untuk menghilangkan aroma kendaraan baru tersebut. Caranya, Ford akan memarkir mobil baru di bawah sinar matahari dan membuka jendela untuk membiarkan udara masuk. Selain itu, pabrikan mobil ini juga akan menghidupkan mesin serta pendingin kabin alias AC untuk membantu mengeluarkan bau dari mobil. Yang cukup menarik, Ford juga akan membuat teknologi tersendiri untuk dapat menghilangkan bau mobil baru secara otomatis. Namun, teknologi ini hanya akan bekerja pada mobil self-driving dan semi otonom di masa depan.

Sistem yang baru ini memungkinkan mobil untuk menghilangkan sendiri bau berdasarkan letak baunya. Memang, jika Anda membeli baru, Anda dapat mencium berbagai bahan kimia dan komponen seperti kulit, plastik, vinil, dan sebagainya. Aromanya menjadi lebih kuat dengan panas karena bau yang keluar dalam dosis yang lebih kuat pada suhu yang lebih tinggi. Akhirnya, semua bau yang sudah terbakar tersebut aromanya akan hilang. Dari eksperimen tersebut, akhirnya Ford mendapatkan ‘ilham’ tentang bagaimana menyingkirkan bau itu.

Beda di China, beda di Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam, bau mobil baru adalah salah satu aroma paling populer sebagai pengganti parfum kabin mobil dan banyak produk diperuntukkan bagi orang-orang yang ingin mempertahankan bau tersebut.[prm/timBX]

Tags :

#
autonews,
#
ford,
#
ford motor company,
#
china,
#
bau mobil baru,
#
jd power,
#
self-driving,
#
autonom