MENU
icon label
image label
blacklogo

Agresifitas Andres Palop Tertuang pada Modifikasi BMW K-75 Streetfighter

FEB 18, 2019@19:00 WIB | 1,097 Views

Black Pals, kehadiran  motor BMW dengan mesin boxer menjadi fenomena yang cukup bagus untuk bahan modifikasi. Kalau di Indonesia lebih familiar dengan mesin K-100, kali ini modifikator Spanyol lebih varian dibawahnya K-75. Seperti Black Pals ketahui, angka 100 atau 75  merupakan perwakilan kapasitas mesin yang disandang.  

BMW memproduksi mesin K-75 di sekitar tahun  80 hingga 90-an dengan jumlah cukup fantastis 18 ribu unit lebih. Spanyol menjadi salah satu negara yang kebagian distribusi motor ini.  Modifikasi bergaya steetfighter ini, diibaratkan mewakili sebuah klub bola Valencia, kota dimana modifikator Bolt Motor Co ., berkembang sebagai modifikator dunia.

Bolt Motor Co, digawangi Adrian Campos, yang mengarahkan sentuhan desain, seperti custom, garis grafis, penempatan warna gelap dan sentuhan warna merah yang cukup apik. Tapi itu tidak menurunkan semangat Andres Palop, mantan kiper Sevilla FC di zamannya, untuk berkonsultasi menghasilkan modifikasi yang unik, proper dan fresh. Antara Sevilla dan Valencia tercatat sebagai rivalitas penghuni klasemen ke tiga dan keempat, atau lebih diarena papan atas Liga Spanyol .

Andrian Campos dan timnya dikenal mampu  menghasilkan modifikasi yang baru meski dari platform baru yang benar-benar dibangun ulang. Motor BMW K75S lansiran 1991,  dibangun dengan menggunakan velg 17 inci, menopang mesin 3 silinder, DOHC , 740 cc.

“Sepertinya kami belajar membangun motor ini  dan di lain sisi agar nampak lebih hebat. Namun kali ini kami di-challenge untuk membangun motor ini lagi dengan konsep yang benar-benar baru,” tutur Adrian.

Mempertahankan mainframe, Andrian mengganti sub frame belakang, dengan mengusung genre streetfighter yang berkembang pesat di benua eropa. Tentu dengan mempertimbangkan penunjang suspensi belakang dan gardan sebagai penggerak roda belakang yang menjadi ciri khas. Itu tidak mudah, namun Bolt Motor, mampu melaluinya dengan cukup detail, ditambahkan guyuran warna hitam doff pada blok mesin dan frame yang cukup menawan.

Namun lihat saja part-part yang digunakan, sudah menggunakan suspensi up side down merek Showa, limbah dari Ducati Monster. Dipadukan dengan velg dan ban 18 inci, menggunakan ban Pirelli MT60.  Menggunakan rem dengan caliper Brembo depan dan belakang. Untuk ban belakang digunakan cover ban agar terlihat lebih deep dark.

Coba perhatikan pada bagian stang, menggunakan brand Renthal Ultra Low.  Dipadukan dengan sebuah tachometer digital aftermarket Motogadget, yang dilengkapi fitur push button,  turn signals, dan gaya speedometer nan klasik.  Chasing batok lampu depan dibuat dengan teknik 3D printing,  dengan diameter 5,3/4 inci. Sentuhan modernisasi dari dunia custom menjadi sendi diantara para builder.

Bagian yang paling eye catching tangki dengan baluran warna grey metallic, dibuat dari bahan serat karbon, menggunakan gaya K100.  Dipadukan dengan jok kursi custom dengan kulit  suede yang tahan air, menjadi kisi-kisi  premium andalan Bolt Motor. Bagian samping berupa cover yang dibuat dari plat yang diberikan lubang khusus, dan diberikan sentuhan cat K75 memberikan efek gradasi tipis.

Suspensi belakang menggunakan merek Hagon yang telah di custom, dan dipadukan dengan lampu belakang Highsider pada buritan. Dan sekali lagi, tutup cover velg belakang dibuat dari serat karbon, yang dipasang tanpa skrup menjadi tantangan tersendiri.

Secara keseluruhan, amanat Andres Palop telah terwakili pada modifikasi K75 ini. Gaya streetfighter nan cadas namun tetap dalam konsep yang clean dan tetap ramping bukanlah tugas yang sepele. Perpaduan warna gelap, dipadupadankan dengan strip merah dan tulisan K75 menyimpan perpaduan warna yang agresif, seperti sosok owner yang agresif dalam mengamankan gawang Sevilla. [Ahs/timBX/foto :  bikeexif]

Tags :

#
bmw motorrad,
#
bmw,
#
bmw k-75,
#
bmw k-100,
#
bolt motor co,
#
andres palop,
#
street fighter