MENU
icon label
image label
blacklogo

50 Unit Rolls Royce Limited, Adopsi Transaltantik Pertama

JUN 04, 2019@12:00 WIB | 451 Views

Apa yang Anda kagumi tentang Rolls Royce, mirip sebuah yacht yang meluncur di darat.  Setiap inci dari interiornya cukup menakjubkan, dan bakal mejeng di Lake Como. Keikutsertaan Rolls Royce seolah menceritakan kisah epic dari salah satu momen paling penting di abad 20, khususnya dalam penerbangan transatlantic nonstop pertama di dunia.

Tepat 100 tahun silam pada Juli 2019, Rolls Royce ditantang oleh kedua pilot Inggris, John Alcock dan Arthur Brown yang terbang dari Newfoundland, Kanada menuju ke Clifden, Irlandia selama 16 jam. Fakta inilah yang menjadi penerbangan transatlantik pertama yang dicatat sejarah. Saat itu Vickers Vimy  sebuah pesawat perang yang dimodifikasi  untuk memberikan penghormatan, dengan menggunakan dua mesin Rolls Royce Eagle VIII berkapasitas 20,3 liter dan bertenaga 350 bhp.

Ketangguhan mesin transatlantik inilah yang menjadi ide kelahiran Rolls Royce versi mobil. Eksteriornya menggunakan dual tone warna, pertama abu-abu yang cukup berkelas dan warna gelap hanya dipisahkan garis kuning yang cukup tipis.

Sektor interiornya cukup menawan dan berkelas.  Warna dashboard abu-abu gelap berstitching hitam dan taburan warna gold di sekitar kabin.  Angka rekor penerbangan 1880 miles tertulis diantara jaring-jaring grille speaker berfinishing gold, begitu memorable dan cukup melegenda.

Dash-mounted clock, memiliki efek latar belakang es yang bersinar hijau di malam hari dan dirancang untuk meniru instrumen pesawat yang beku dan cahaya hijau dari panel kontrol. Cukup indah bukan? Penggunaan kayu eucalyptus pada dash dan garis emas, perak dan copper adalah sebuah penanda lintasan saat bumi terlihat di malam hari dari ruang pilot.

Bagian interior roof juga berikan sentuhan tata bintang atau bahkan sebuah milk way  seperti sebuah hamparan langit yang luas tiada batas. Namun titik-titik bintang yang menyala melalui serat optic merah itu adalah cara pilot menavigasi pesawatnya, ditengah efek gumpalan  awan tipis.

Kekaguman Anda Black Pals, terwakili pada sebuah plakat kuningan di pintu driver bertuliskan, “I do not know what we should most admire-their audacity, determination, skill, science, their aeroplane, their Rolls Royce engine, or their good fortune”, kalimat yang pernah dikeluarkan Winston Churchill. Hanya akan ada 50 contoh dan ini Rolls Royce, itu tidak akan murah harganya.[Ahs/timBX]

Tags :

#
rolls royce,
#
limited edition,
#
vickers vimy,
#
transatlantik