

FEB 06, 2026@18:00 WIB | 149 Views
Riding berkelompok menjadi bagian yang sedang trend di kalangan bikers. Mereka bisa menghabiskan waktu weekend yang singkat, untuk keperluan riding puluhan kilometer dengan destinasi yang menawan. Melewati jalanan beraspal, jalan non aspal, lewat hutan berkelok tanpa penerangan dan harus berkelompok, tentu butuh alat komunikasi dan alat bantu riding assist yang mumpuni.
Selain riding gear untuk safety, faktor penunjang seperti monitor gadget yang bisa terhubung secara dengan smartphone, membantu navigasi, merecord perjalanan yang estetik, mendengarkan musik, dan juga bisa komunikasi dengan para rider lain.
Nah part apa saja yang bisa mendukung komunikasi, navigasi tetap lancar, dalam berkendara. Ada riding sistem gadget, Sprite S-1 dan Sprite S-2, untuk kebutuhan navigasi dan camcorder. Ada Future Eyes untuk lampu tembak, ada Retouch X untuk intercom (komunikasi antar rider), dan motofish Titan untuk smarpthone holder.
Untuk lebih detilnya, mending kita bakal bahas secara tuntas, bersama Anii dari Retouch Indonesia.
Retouch mewakili brand yang kali ini kita bahas secara detail, mewakili retouch riding system, retouch intercoom. Kita akan bahas lebih dulu retouch Spirit S1 dan S2 yang lebih dikenal secara fungsional sebagai layar entertainment pada motor, seperti halnya fitur basic pada mobil kekinian.

Retouch Spirit S1, sebuah monitor layar yang dilengkapi 2 sensor TPMS, dan 2 kamera. Layar pintar ini berukuran 5 inci, bisa difungsikan sebagai gadget yang membantu riding. Karena secara fitur bisa mirroring melalui android auto dan apple car play dengan smartphone dan membaca sensor tekanan ban, memutar google map serta memainkan youtube.
"Retouch sudah bisa dibekali split screen untuk memudahkan rider menggunakan dua aplikasi sekaligus. Karena memang digunakan secara outdoor, materi dibuat dari alumunium, dan bisa tahan air atau panas, hingga goresan," terang Ani ke Blackxperience.com.
Selain itu juga bisa connecting dengan intercom dan smartphone. "Tinggal menyalakan bluetooth, sementara di layar muncul pilihan android auto atau apple car play, layaknya kita connecting ke entertainment mobil lah. Cara instalasi cukup gampang bisa di dealer atau head office dari retouch. Komsumsi dayanya juga rendah dan mampu digunakan pada accu 12-24 volt," tambahnya.
Tipe diatasnya Spirit S2, secara fungsional sama, namun secara dimensi berbeda. Spirit S2 ukuran 6 inci, keduanya menggunakan sistem Linux, dimensi 130x80x20mm, dengan kapasitas eksternal mampu hingga 256GB. Sudah menampilkan kualitas gambar HD dan tipe layar IPS, dan kualitas IP67. Untuk kamera pada Spirit S2 secara kualitas dan hasil video lebih bagus.
Spirit S2 sudah dtambahkan fitur split screen, fitur ini tidak terdapat pada Spririt S1. "Tidak hanya melihat maps, tetap bisa memutar lagu dan monitor kamera depan atau belakang," klaimnya. Plus sudah bisa updater software terbaru khusus motor. Spirit S1 dibandrol dengan harga Rp2,1 juta, sedangkan Spirit S2 dibandrol dengan harga Rp3,6 juta keduanya digaransi 1 tahun, untuk screen mati karena hujan, atau sensor TPMS tidak kebaca.
Intercom Retouch X3 Neo

Ini menjadi intercom versi paling rendah dengan harga Rp200 ribuan. Secara fungsional lebih ke single user untuk aktifitas hari-hari pergi dan pulang kerja. Tidak bisa terkoneksi dengan intercom lainnya kecuali hanya ketika boncengan, kecuali menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai penghubung. Paling tidak kebutuhan anda untuk komunikasi tetap lancar, tanpa harus mengangkat telepon saat sedang riding.
Retouch X3 Pro
Satu step diatas dari versi terendah X3 Neo. Fungsi intercom bisa untuk 2 user saja, dengan jarak antara pengendara pada 500 meter. Sudah dibekali speaker dan mikrofon yang berkualitas, sehingga bisa menghilangkan noise saat berkendara, dan bicara lancar tanpa hambatan. Tipe X3 Neo dan X3 Pro sudah mengadopsi IP56 yang anti air.
Fitur lainnya seperti sharing music dari smartphone, noise reduction, super bass speaker, universal pairing, hifi music player, dual chip bluetooth, baterai 1000mAh yang bisa digunakan berhari-hari. Harga Retouch X3 Pro dibandrol dengan Rp400 ribuan.
Retouch X5 Pro
Intercom tipe X5 Pro sudah bisa connect dengan 6 rider, kualitas musikal lebih bagus, IP 56, noise reduction dan sudah ditambahkan fitur voice command. Secara desain lebh keren. Dengan jarak antara pengendara bisa sampai 1 km. Dengan kapasitas baterai 1000 mAh, tipe X5 Pro dibandrol dengan harga Rp1 jutaan.
Retouch 8 Max

Dengan desain yang futuristik, lebih simple dan desain. Bisa connect hingga 10 rider, dan juga fitur universal pairing yang artinya bisa connect dengan brand intercom lain. Ketika merek lain tersebut sudah regrup dengan 10 bikers, bisa menampung hingga 20 riders. Fitur ini terlihat Retouch 8 Max sangat berguna untuk riding jarak jauh dan berkelompok. Jarak antar rider maksimum bisa mencapai 1,5 km, namun ketika sudah grouping jarak antar rider bisa menjadi 2,5 km.
RESO Intercom Luxury

Sebagai produk flagship, Reso bisa menampung 30 riders. Sudah dibekali software mess untuk seluruh wilayah Indonesia. Jarak antar rider 2,5 km namun dalam grouping bisa 30km. Sudah dibekali kapasitas baterai yang besar, 1950 mAh, dengan fast charging 15W. Dengan IP67, dan fitur AI Noise Reduction. Fitur RESO Intercom luxury, sudah dilengkapi duo sync technology : hard mesh dan soft mesh yang keduanya sudah dipatenkan oleh Retouch.

Teknologi Hard Mesh sebenarnya adalah teknologi lama, namun kapasitasnya udah bisa 30 riders dan jarak tempuh regrouping bisa mencapai 30 km. Sementara teknologi soft mesh, adalah teknologi hotspot, ketika dalam perkotaan sesama riders masih bisa saling melihat, maka komunikasi bisa menggunakan hard mesh. Sebaliknya ketika riders sudah saling menjauh dan tidak terjangkau pandangan bisa menggunakan soft mesh. Menggunakan intercom RESO jadi selalu connected.
RESO sudah terhubung dengan aplikasi, dan bisa memonitor langsung siapa riders dalam grup tersebut, dan sudah dibekali fitur GPS dan fitur SOS. Aplikasi bisa didownload di android dan apple, harga ditawarkan Rp5 jutaan dengan garansi 1 tahun. [Ahs/timBX]