MENU
icon label
image label
blacklogo

Twin Master Class, Alex Hamdani Rajai Dyno Test BAB Makassar 2018

AUG 04, 2018@22:30 WIB | 341 Views

Kontes BlackAuto Battle Dyno Test  yang berlangsung di Makassar 2018 telah memasuki masa final. Juara baru di kelas Free For All (FFA) dan Forced Induction (FI) telah menobatkan seorang juara baru. Alex Hamdani berhasil memenangkan di dua kelas yang berbeda, pada test dyno tersebut. Namun jangan salah, sangat jarang bila satu mobil bermain di dua kelas sekaligus, kemudian memenangkan test dyno.

Atas alasan tersebut, Alex Hamdani menggunakan 2 mobil untuk bermain di dua kelas tersebut. Mobil pertama Subaru WRX STI turun di kelas FI, berhasil mencatatkan catatan dyno tertinggi 344 hp di awal dan berhasil membawanya ke final. Di final Subaru miliknya hanya mencatatkan level 243 hp, namun tetap membawanya memenangkan di kelas FI.

Mobil keduanya, BMW M4 yang turun di kelas berbeda juga mencatatkan kemenangan. Mobil M4 miliknya masih standar, berusaha mengalihkan lawannya di kelas FFA. Alex mengaku mobilnya cukup standar, hanya mengganti header exhaust, dan exhaust, selebihnya masih standar. Di final, BMW M4 miliknya berhasil mencatatkan angka 378 hp, mengalahkan Mitsubishi Evo dengan catatan level 254 hp.

Atas prestasi tersebut, Alex berhasil mendapatkan gelar Master of FFA Class dan mendapatkan hadiah sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan mobil Subaru WRX STI miliknya juga menyabet gelar Master of Max  4 Cyl Forced Induction Class dengan jumlah hadiah uang tunai Rp2,5 juta.

“Untuk Subaru WRX STI telah saya modifikasi mesinnya hingga stage 3 yakni penggantian turbo yang lebih besar. Dan itu cukup berhasil dalam kali pertama uji coba dyno test dengan kemampuannya sendiri. Karena sebelumnya saya hanya mendengar catatan kinerja mesin mobil saya melalui mekanik di Jakarta. Dan saat ini saya mengetahui dengan pasti, berapa efisiensi yang hilang saat digunakan diatas mesin dyno,” tutur Alex yang mengaku menjadi langganan Elika Automotive Sunter.

Kesan mengikuti kontes dyno menjadi pelajaran yang cukup berharga baginya. “Ada banyak teman, dan perkenalan, bahkan mengajaknya untuk bergabung pada komunitas mobil tertentu,” tutupnya yang tidak menyangka kemampuan mobilnya dibawah ekspektasinya selama ini.

Menurut salah satu instruktur dyno test, Bro Arnold, peserta selama ini banyak salah persepsi atas angka kinerja mesin yang tertera di catatan kertas. Bila satuan yang tertulis bhp itu berarti kekuatan yang dihasilkan dari mesin. Sedangkan bila satuan test dyno tertulis dengan whp, itu berarti tenaga yang dikeluarkan hingga saat roda berputar. Besaran tenaga yang hilang antara 25-30%, bergantung part-part yang digunakan.

“Jika ingin mengetahui tenaga murni mobilnya, gunakan satuan whp. Untuk tenaga mesin menggunakan bhp. Semuanya tergantung pada setup awal mesinnya. Banyak bengkel yang mampu mengeksplor kemampuan bhp, namun sedikit bengkel dengan mesin dyno yang mampu mencatat rekam whp,” jelas Arnold. [Ahs/timBX]

Dyno Test Kelas FI
1. Subaru WRX sTI  AWD 344 Hp
2. Kijang Innova. RWD, Diesel  179 hp
3. BMW F30 328  RWD 209,8 hp
4. Subaru WRX STI hatchback AWD, 179,1 Hp
5. Civic Turbo Hatchback Turbo, FWD, 136 Hp.
6. Kijang Innova, RWD, Diesel, 192,6 Hp.


Dyno Test Kelas FFA
1.  Mitsubishi EVO 10 AWD  201.6  hp
2. Innova Diesel, 102,1 hp
3. BMW M 4, RWD 306 hp
4. Nissan Cefiro, 120 hp
5. Subaru WRX STI,  161.2 hp
6. Mitsubishi EVO 10, AWD, 237,6 hp

Tags :

#
blackauto battle,
#
bab makassar,
#
alex hamdani,
#
dyno test