MENU
icon label
image label
blacklogo

Honda Brio Dreamsound Jawara SQ 60K Final Battle BlackAuto Battle 2019

DEC 01, 2019@14:22 WIB | 762 Views

Jika melihat sepintas tampilan mobil Honda Brio besutan gerai audio Dreamsound Solo, Jawa Tengah ini terlihat 'biasa' bagi orang awam, namun siapa sangka, dalam ajang kompetisi Final Battle BlackAuto Battle 2019 yang berlangsung di Jogja Expo Center berhasil meraih juara mengalahkan 14 kompetitor di kelasnya pada kelas 60K.

Sentuhan tangan dingin Anton selaku Installer yang meracik sistem audio di Honda Brio mengadopsi aliran SQ (Sound Quality) ini, mengungkapkan banyak hal yang dilakukan untuk mengoptimalkan tata suara yang apik baik panggung maupun akurasi suara yang detil dan presisi.

"Dalam hal instalasi adalah sesuatu yang utama dalam membangun audio mobil, seperti perlakuan di Honda Brio ini dalam pemilihan kabel strom, RCA dan speaker yang tepat. Selain itu arah angle-ing (sudut) speaker memegang peranan dalam tata panggung staging dan imaging suatu sistem," papar Anton selaku eksekutor mobil.

Sementara, menunjang kualitas suara di Honda Brio, pemilihan driver mempengaruhi warna suara yang akan direproduksi. "Pemilihan driver speaker disesuaikan dengan besaran kabin mobil. Jika mobil tersebut kecil, saya lebih suka menggunakan speaker midrange maksimal 3 inchi dan woofer 10 inchi aja dengan syarat dalam membangun sistem harus dengan dasar yang benar,"  tukas pria Asal Solo, Jawa Tengah ini.

Meskipun terlihat sepele, penggunaan barang akustik menunjang dalam peningkatan reproduksi suara, namun hal itu dilakukan setelah sistem ditata dengan benar dan apik. Aplikasi dalam mobil Honda Brio dengan penambahan perangkat ini disematkan di tengah dasbor mobil dan di bagian buritan kabin belakang. "Tujuannya agar frekuensi tertentu dan nuansa rasa yang diinginkan dapat tercapai. Saya menggunakan Stein untuk di dasbor dan di kabin belakang menggunakan Bening groundblock," tukasnya.

Perhelatan Final Battle BlackAuto Battle 2019 kompetisi SQ (Sound Quality) menggunakan dua asosiasi yaitu EMMA dan MECA, dengan dua source yang berbeda, tantangan bagi  Anton installer gerai dreamsound Solo punya langkah-langkah jitu untuk menaklukan regulasi.

"Saya melakukan tuning-an dasar yang sama tanpa merubah signifikan tuning-an. Karena menurut saya jika sistem tersebut benar, maka harus dapat memperdengarkan CD apapun. Prinsipnya biarlah sistem tersebut jujur apa adanya dan natural saja." tutupnya. [gnw/timBX]

Spesifikasi:

head unit : Alpine 520, tweeter (Gramond R2), midrange (Gramond CR2),midbass (Gramond R2), Prosessor eksternal: Alpine PX-H 800,subwoofer :Udimension JR, power amplifier : Gramond GC4.1S, kabel :Thernov 4awg,Ramm audio, RCA Custom. Fuse:Ski

Tags :

#
blackout loud,
#
final battle,
#
sq 60k,
#
blackauto battle 2019 yogyakarta