MENU
icon label
image label
blacklogo

Fun SPL BlackOut Loud Ajang Melawan Dominasi Juara Bertahan

AUG 17, 2019@21:31 WIB | 227 Views

Kompetisi Fun SPL menjadi sesi yang menarik dari gelaran BlackOut Loud BlackAuto Battle 2019 Balikpapan. Peserta Fun SPL seolah menjadi ajang champion of champion, artinya pesertanya adalah pemenang SQL Twin Boombox melawan juara bertahan dari tim Virgo, Porsckit yang pengalaman juara dari berbagai kompetisi audio di Samarinda dan Balikpapan dari berbagai asosiasi car audio dunia. Namun dibalik itu sang penantang Aloes dari Permata Variasi tidak lain adalah bagian dari tim Virgo di waktu sebelumnya.

Ada empat peserta FUN SPL, yang tidak lain  3 mobil dari tim Virgo melawan 1 mobil dari Permata Variasi. Mereka bertemu di kelas FUN SPL BlackOut Loud BlackAuto Battle dan bertanding secara terbuka.  Fun SPL sendiri memiliki definisi sebagai adu geber system audio dengan batasan box sealed, yang sudah di kosmetik terlebih dahulu.

Untuk menyeimbangkan pertandingan, tim Virgo harus bertarung sesama mobil tim mereka sendiri. Henry Virgo, dengan Innova bertarung melawan mobil Avanza yang dinahkodai salah satu member tim Virgo sendiri. Kedua beradu dalam 2 sesi dengan saling bertukar tempat. Innova Virgo harus menyerah dari Avanza dengan skor 125,7 dB melawan 142,3dB. Mobil Avanza coklat milik tim Virgo berhak maju ke babak selanjutnya.

Berikutnya, Aloes dari Permata Variasi menggunakan Suzuki Swift hitam melawan Dieka dari tim Virgo dengan Toyota Camry. Aloes mencatatkan raihan special dengan 142,9 dB, sedangkan Camry mencatatkan point tipis 141 dB.  Atas kemenangan Aloes, Suzuki Swift miliknya melawan Avanza Coklat milik Henry Virgo.

Kedua finalis kemudian bertanding untuk mendapatkan catatan terbaik. Melalui alat termlab, yang dipasang berjarak 5 cm dari corong subwoofer dengan kondisi mobil dalam keadaan tertutup mereka bertarung dengan sehat. Avanza yang disetting Henry dari Virgo Porsckit  mencatatkan lompatan angka yang luar biasa 145,3 dB. Sedangkan Aloes yang bermain independen mencatatkan angka 142,3 dB, alias tidak jauh dari angka sebelumnya.

Henry Heriyanto dari Virgo menyampaikan,”Saya turun tiga mobil, innova, camry dan avanza. Memang Innova kami tidak kita setting untuk SPL, sehingga dB tidak bisa maksimal. Saya sadari kehadiran kami mungkin disatu sisi tidak dikehendaki installer lain. Dari beberapa kategori kami selalu menang dengan belasan piala di event lain. Hanya Permata Variasi yang mau head to head dengan kami,” jelasnya.

SPL bagi Henry banyak faktor mempengaruhi, pertama frekuwensi mobil, kedua subwoofer, ketiga power monoblok. Kalau power besar, subwoofer kemampuan kecil maka akan jebol. Sebaliknya bila kapasitas subwoofer yang menerima power besar, dan power tenaganya kecil mengakibatkan power terprotek bisa menyebabkan hangus.

Faktor selanjutnya adalah segi desain box. Bergantung pada frekuensi ruangan mobil. Termlab diletakkan di jarak 15-20 cm di sisi kiri. Keseimbangan instalasi audio berbasis SPL harus diimbangi dengan power yang besar, subwoofer dengan amphere yang besar dan ukuran box berdasar frekuensi mobil. Semuanya disetting secara manual, kecuali menghitung frekuensi ruang mobil.

Frekuensi mobil dengan ukuran 65, kemudian dibikin box 70 akibatnya hasil dB akan drop. Harapan Henry kepada para installer car audio jangan terlalu kecil hati. “Para installer harus berani berjuang, siapapun lawannya. Antara Balikpapan dan Samarinda, pecinta car audio  lebih bagus di Samarinda. Sedangkan Balikpapan kondisinya sebaliknya, sedikit sekali installer audio yang bermain,” tutup Henry.[Ahs/timBX]

Tags :

#
fun spl battle,
#
blackout loud,
#
blackauto battle 2019,
#
tim virgo,
#
tim permata variasi