MENU
icon label
image label
blacklogo

Merawat Transmisi Matic Volvo

FEB 07, 2009@12:33 WIB | 18,916 Views

Memiliki sebuah sedan mewah dan berkelas seperti Volvo merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Pasalnya, sedan tersebut terkenal nyaman dan sangat oke dalam segala situasi. Terlebih bila melihat aktifitas keseharian di kota Jakarta, dimana masalah kemacetan sudah menjadi langganan setiap hari kerja. Beruntung teknologi varian transmisi berkembang sangat pesat, seolah tak ingin ketinggalan Volvo pun juga memiliki banyak tipe lansirannya yang menganut sistem otomatis. Hal ini terasa berperan sekali saat berada dalam kondisi macet, sehingga tidak perlu bersusah payah menginjak pedal kopling.

Berbagai tipe Volvo yang sudah mengadopsi sistem transmisi matic yakni seperti Volvo 960, 850, serta S 70. Namun, tahukah anda? Posisi cooler transmisi matic Volvo terletak di dalam radiator. Karena keberadaannya yang riskan, terkadang hal tersebut sering menimbulkan masalah bila air radiator menembus masuk ke cooler oli trasmisi. Dampaknya dapat menyebabkan hentakan pertama menjadi tidak normal bahkan bisa membuat kopling selip.   

Perlu adanya perhatian khusus terhadap komponen tersebut agar dapat berfungsi maksimal. Melihat permasalahan yang sering dikeluhkan pelanggannya, mendorong mekanik handal dari Bengawan Motor, bernama Gopar untuk memutar otak. Alhasil, dia menemukan solusi dari kendala transmisi yang sering terjadi pada mobil buatan Swedia. Berikut ini ada beberapa tips merawat transmisi matic pada Volvo varian 960, 850, serta S 70

1. Sudah pasti, perawatan rutin menjadi topik utama yang selalu disarankan oleh seorang ahli mesin, demikian pula dengan transmisi matic Volvo. Setiap 50.000 km diwajibkan untuk melakukan tiplas, yakni penggantian oli transmisi secara keseluruhan, baik yang berada di dalam converter, maupun gearbox. Melalui cara mesin dihidupkan, sehingga dapat mendorong keluar semua cairan oli yang ada didalamnya dan menjadi lebih bersih.

2. Periksa dan yakinkan kondisi mesin juga temperatur oli. Ini menjadi sangat penting mengingat letak cooler oli transmisi yang berada di dalam radiator. Pastikan tidak terjadi kebocoran yang menyebabkan air masuk ke dalam cooler tersebut. Karena jika itu terjadi dapat berakibat fatal pada transmisi otomatisnya seperti telah disebutkan diatas.

3. Saran yang satu ini merupakan trik jitu dari sang mekanik yang berasal dari Sragen. Cooler transmisi oli yang terletak di dalam radiator dimodif lebih aman dengan cara memisahkannya menjadi di luar. Umumnya dipasang di belakang gril karena terdapat ruang cukup besar untuk dudukan komponen perpindahan transmisi tersebut. Waktu yang dibutuhkan untuk pengerjaan hal itu sekitar tiga hari.

Pada akhirnya menjadi suatu pilihan tersendiri bagi anda pemilik Volvo matic, lebih baik yang mana untuk perawatan kendaraan serta kenyamanan dalam setiap perjalanan. Setidaknya beberapa saran yang dianjurkan diatas dapat menjadi pertimbangan dalam merawat transmisi matic pada Volvo.
[nus/timABT, source : Gopar/Bengawan Motor, Jalan Madrasah Depan Pemakaman Jeruk Purut, Ampera, JakSel]

Tags :