MENU
icon label
image label
blacklogo

Aman Berkendara Dimusim Hujan Bersama Rifat

FEB 13, 2015@12:06 WIB | 11,976 Views

Dalam kondisi hujan seperti saat ini, tentunya tingkat kewaspadaan dalam berkendara sangat diperlukan. Dalam menghadapi hal tersebut, pereli kebanggaan Indonesia sekaligus duta safety driving FIA dan IMI, Rifat Sungkar, berbagi beberapa tips yang sangat bermanfaat. Yang menjadi point utama menurut Rifat adalah tingkat kecepatan dalam cuaca hujan.

"Didalam musim hujan, tentunya kecepatan kita setengahnya dari kecepatan kita dimusim kering, terorinya begitu. Tapi pada kenyataannya, kalau buru buru hampir tidak terjadi, teori teori itu pada prakteknya tidak terjadi", buka Rifat. Dalam hal ini, Rifat menegaskan bahwa dalam memacu kendaraan melaju kencang di musim hujan, resikonya lebih besar.

Berikutnya, yang menjadi fokus adalah tire pressure. Tekanan ban ini menurut Ayah dari satu orang anak ini sangat penting, pasalnya ketika tekanan angin ban tidak stabil (kelebihan / kekurangan) maka hasil yang dirasakan tidak begitu maksimal. "Kalau angin bannya tidak optimal, itu tidak bisa bikin yang kita mau. Usahakan tekanan ban itu 30 psi. Kalau tekanan ban turun sampai 28 psi, itu masih oke, tapi kalau sudah dibawah itu, tolong diisi lagi", beber Rifat.

Kemudian, faktor lainnya yang harus diperhatikan adalah rem. "Kalau lewat genangan air, jangan menginjak rem ketika posisi kecepatan diatas 60 kpj. Itu dapat menyebabkan aqua planning, mobilnya akan ketarik. Pengemudi yang panik, biasanya suka angkat gas dan menginjak rem, padahal hal itu sangat berbahaya. Karena begitu kita injek rem, bannya kan blocking diatas air. Ban blocking diatas air, tidak menyebabkan apa apa, tapi begitu ketemu aspal yang kering, ban yang kena blocking air tadi dapat menyebabkan mobil seperti ketarik dan bisa berbalik arah", pungkas Rifat.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menyesuaikan air wiper, ini adalah sesuatu yang sering dilupakan oleh para pengemudi. "Wiper semua orang ingat, yang orang enggak ingat itu adjust air wiper", tegas Rifat. Tipsnya adalah usahakan air wiper tersebut jatuh didepan mata kita ketika sedang mengemudi, jika tersumbat Rifat mengatakan lakukan dengan menusuk lubang wiper tersebut menggunakan peniti.

Tidak hanya itu, Rifat juga mengatakan bahwa dalam kondisi banjir biasanya para pengemudi selalu melakukan hal yang salah, apa itu? menginjak gas agar air tidak dapat masuk dari knalpot. Menuru rifat ini adalah salah, karena yang harus diperhatikan justru letak dari air filter. "Knalpot itu kan bagian belakang, kalau direndam, ya enggak masuk air karena napasnya bukan dari situ. Mobil itu lebih penting jangan kemasukan air intakenya daripada knalpotnya", beber Rifat.

Dirinya juga menambahkan bahwa karena mobil injection sekarang, kalau knalpot kemasukan air system akan tahu dengan menaikan rpm dengan sendirinya. "Tanggung jawab semua pemilik mobil yang tidak pernah mereka lakukan adalah, ingat ingat dimana letak air intake mobil tersebut. Jangan sekali kali kita menerobos banjir, kalau kita sendiri tidak tahu air intake itu berada dimana", tutup Rifat. [Har/timBX]

Tags :

#
Aman Berkendara Dimusim Hujan
#
Tips Berkendara Saat Hujan
#
Rifat Sungkar