

APR 29, 2009@00:00 WIB | 207 Views
Tak salah kalau khalayak otomotif memandang Bugatti sebagai perusahaan besar. Perjalanan panjang yang telah dilewatinya, hingga sekarang sanggup menciptakan mobil sports berkarakter liar jelas merupakan pencapaian yang patut dibanggakan. Menginjak usianya yang ke-100 tahun, mereka coba pamerkan 4 Bugatti Centenaire Special Editions di ajang Concorso d'Eleganza Villa d'Este 2009 di Cernobbio, Italy.
Wujud kebanggaan mereka ditunjukkan dengan menyandingkan 4 model Centenaire Special Editions tersebut dengan varian balap lawas mereka classic Type 35. Adapun classic Type 35 merupakan kendaraan inspirasi yang jadi cikal bakal perkembangan model Bugatti hingga menghasilkan wujud Centenaire salah satunya. Keempat mobil ini sendiri datang dengan 4 warna berbeda dan diberi nama dari pembalap legendaris Bugatti yang berkiprah diantara tahun 1920 sampai tahun 1930an.
Masing-masing warna disesuaikan dengan baju balap yang biasa dipakai para pembalap yang berbeda negara tersebut. Untuk Centenaire berwarna biru diberi nama Jean-Pierre Wimille (France), merah untuk Achille Varzi (Italy), hijau untuk Sir Malcolm Campbell (England) dan putih untuk Hermann zu Leiningen (Germany).
Untuk keistimewaannya, mobil ini sudah didesain dengan warna yang kontras baik bagian dalam maupun bagian luarnya. Nampak 'eye catchy' pada kubah roda dan pintu, keduanya sudah dilapisi bahan aluminium yang berkilau. Tak hanya itu, untuk spion dan grill juga sudah dirancang berkilau hingga makin nampak geliat gaya yang khas dari mobil ini. Kedepannya Bugatti akan memamerkan 4 varian edisi spesial ini di ajang Pebble Beach Concours d'Elegance di California, Amerika Serikat. [mot/timABT]